Rabu Ini Batas Akhir, Pakistan Desak AS-Iran Perpanjang Gencatan Senjata: Satu Satunya Jalan!

tvonenews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Istanbul, tvOnenews.com-Amerika Serikat dan Iran didesak untuk mempertimbangkan perpanjangan gencatan senjata setelah 14 hari, yang akan berakhir Rabu (22/4) ini. Pernyataan Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar itu disampaikan Dar dalam pertemuan dengan Kuasa Usaha AS di Islamabad, Natalie Baker.Selasa.

Dar menegaskan posisi konsisten Pakistan pada dialog dan diplomasi sebagai “satu-satunya jalan” untuk mengatasi tantangan serta mencapai perdamaian dan stabilitas regional.

Ia juga menekankan perlunya pembicaraan antara Washington dan Teheran, serta menyerukan perpanjangan periode gencatan senjata.

Sementara itu, Baker menyampaikan "apresiasi Washington atas peran konstruktif dan positif Pakistan dalam mempromosikan perdamaian regional dan memfasilitasi dialog”.

Ketegangan kembali meningkat di Timur Tengah setelah AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari.

Sebagai tanggapan, Iran menyerang wilayah Israel dan sejumlah fasilitas militer AS di kawasan tersebut.

Pakistan menjadi tuan rumah perundingan antara AS dan Iran pada 11-12 April setelah menengahi gencatan senjata selama dua pekan pada 8 April, yang akan berakhir pada Rabu malam, waktu Washington.

Upaya untuk putaran negosiasi berikutnya sedang berlangsung, meskipun dibayangi ketidakpastian.

Presiden AS Donald Trump mengatakan "sangat tidak mungkin" dia akan memperpanjang gencatan senjata, dan menegaskan bahwa Selat Hormuz akan tetap diblokade oleh Washington sampai kesepakatan tercapai.(ANT)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Foto: Melihat Mural Anti AS-Israel di Teheran
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Bulog Sumut Intensifkan Koordinasi untuk Jaga Ketersediaan MinyaKita
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kebutuhan Listrik untuk Data Center Meningkat, Pemerintah Perkuat Infrastruktur Energi
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Jemaah Haji RI Harus Sempatkan ke Raudhah, Ini Alasannya
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Meutya: Ikuti RI, 19 Negara Mulai Kaji Aturan Perlindungan Anak di Ruang Digital
• 6 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.