Teken LoI E-Voting, Kemendagri: Digitalisasi Pemilu tak Sekadar Transformasi Teknologi

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Digitalisasi pemilihan umum (pemilu) dinilai penting agar prinsip dasar demokrasi bisa terus berjalan. Menurut Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo, digitalisasi pemilu bukan sekadar transformasi teknologi, melainkan bagian dari upaya strategis untuk memperkuat kualitas demokrasi. Implementasinya harus tetap menjunjung tinggi prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Luber Jurdil). 

“Digitalisasi pemilu bukan berarti masyarakat dapat memilih secara sembarangan tanpa sistem yang terjamin. Tantangannya kemudian adalah  bagaimana teknologi dapat diimplementasikan dengan tetap memenuhi prinsip Luber Jurdil,”jelas dia pada acara Penandatanganan Letter of Intent (LOI) kerja sama penyediaan teknologi pemilihan elektronik (e-voting) pada Digital Election Simulation Lab (DESLab) antara Kemendagri dan PT Inti Konten Indonesia (INTENS)  di Command Center BSKDN pada Selasa(21/4/2026).

Baca Juga
  • Benarkah Pemerintah Ingin Kelola Kas Masjid? Ini Klarifikasi Kemenag
  • Jerman dan Italia Jegal Upaya Uni Eropa Sanksi Israel
  • Dopamin Kiamat: Mengapa Kita Lebih Suka Bahas Dajjal Daripada Strategi Perang?

Dia juga menjelaskan, BSKDN sebagai unit strategis di Kemendagri memiliki peran dalam memberikan rekomendasi kebijakan kepada Menteri Dalam Negeri melalui policy brief berbasis kajian. Salah satu isu strategis yang tengah dikembangkan adalah perbaikan sistem pemilihan di Indonesia, mulai dari pemilihan kepala desa hingga pemilihan kepala daerah, termasuk penguatan sistem politik yang mendukungnya.

Salah satu gagasan yang mengemuka adalah penerapan skema pemilihan secara asimetris antar daerah, yang mempertimbangkan sejumlah variabel, termasuk tingkat kematangan digital daerah. Dalam skema tersebut, daerah dengan kesiapan tinggi dapat mengadopsi sistem pemilihan berbasis teknologi secara lebih mandiri, sementara daerah dengan kesiapan lebih rendah tetap menggunakan metode yang sesuai dengan kondisi masing-masing.

.rec-desc {padding: 7px !important;}
Seorang pelajar menggunakan hak pilih melalui monitor layar sentuh saat pemilihan ketua OSIS secara e-Voting di SMK Bhumi Phala Parakan, Temanggung, Jawa Tengah, Selasa (7/12/2021). Pelaksanaan pemilihan ketua OSIS secara e-Voting hasil kerja sama pihak sekolah dengan KPUD Temanggung tersebut digelar untuk memberikan pendidikan berdemokrasi bagi pemilih pemula dengan menggunakan teknologi terkini. - (ANTARA/Anis Efizudin)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Fakta Kasus Mantan Karyawan Fuji: Gelapkan Dana Rp 1M Lebih -Belikan Pacar Mobil
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Asmaul Husna Al Wadud Artinya Yang Maha Mengasihi, Ini Keutamaannya
• 14 jam lalutheasianparent.com
thumb
Harga Emas di Gerai Pegadaian Turun Berjamaah pada 21 April 2026, Cek!
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Disetujui di Rapat Paripurna, DPR Sahkan RUU PPRT Jadi Undang-Undang
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
Arema FC dan Semen Padang Buka Kans Borneo FC Rebut Posisi Puncak dari Persib Bandung
• 18 menit laluharianfajar
Berhasil disimpan.