REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ajang half maraton khusus robot humanoid di Beijing, China, mencatat tonggak baru setelah pemenangnya menyelesaikan lomba dalam waktu 50 menit 26 detik. Ini melampaui rekor dunia manusia yaitu 57 menit, yang dipecahkan oleh pelari Jacob Kiplimo.
Capaian robot tahun ini dianggap signifikan. Mengingat, pada ajang lari tahun lalu, robot tercepat hanya mampu finis dalam waktu dua jam 40 menit.
Baca Juga
'Call Hening' Jadi Modus Penipuan Baru, Apa Itu?
Apple dan Google Dilaporkan Masih Sediakan Aplikasi Deepfake Seksual
Deepfake Makin Ngeri, Zoom Resmi Rilis Fitur Pendeteksi Manusia
Robot humanoid (ilustrasi). Ajang half maraton khusus robot humanoid di Beijing, China, mencatat tonggak baru setelah pemenangnya menyelesaikan lomba dalam waktu 50 menit 26 detik. - (Dok. Freepik)
Robot pemenang half maraton tahun ini dikembangkan oleh perusahaan smartphone asal China, Honor. Robot Honor lainnya sebetulnya mencatat waktu lebih cepat, yakni 48 menit 19 detik, namun didiskualifikasi dari peringkat pertama karena dikendalikan dari jarak jauh.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Sementara itu, robot dengan catatan 50 menit 26 detik beroperasi sepenuhnya secara otonom dan meraih kemenangan berdasarkan sistem penilaian berbobot, demikian seperti dilansir laman TechCrunch, Rabu (22/4/2026). Pada tahun ini, ajang half maraton khusus robot diikuti oleh 100 tim dari China. Sekitar 40 persen robot di antaranya berlomba secara otonom, sedangkan 60 persen lainnya masih mengandalkan kendali jarak jauh, menurut pusat teknologi E-Town Beijing. Tidak semua robot tampil mulus, beberapa mengalami kendala teknis, termasuk ada yang jatuh di garis start dan ada pula yang menabrak pembatas lintasan.