Survei: Kepercayaann Publik ke Trump Anjlok, Stabilitas Emosinya Dipertanyakan

viva.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

VIVA –Jajak pendapat terkait pemerintahan periode kedua Donald Trump belakangan terus menjadi sorotan. Dalam sebuah survey terbaru mengungkap hanya 26 persen warga Amerika Serikat yang menilai Trump sebagai sosok yang ‘seimbang’. Temuan ini memicu kekhawatiran terutama di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan perang melawan Iran,

Melansir laman presstv.ir, Rabu 22 April 2026, survey terbaru tersebut dilakukan oleh oleh Reuters/Ipsos selama enam hari dan berakhir pada 20 April itu menunjukkan bahwa, di tengah latar belakang agresi militer terhadap Iran serta polemik dengan Paus, tingkat persetujuan terhadap Trump tetap berada di titik terendah sepanjang masa. Banyak warga meragukan temperamen dan cara ia bersikap.

Baca Juga :
Mendadak! Trump Perpanjang Gencatan Senjata AS-Iran, Blokade Tetap Berlanjut
Trump: Sangat Tidak Mungkin Memperpanjang Gencatan Senjata dengan Iran

Survei tersebut juga mencatat bahwa hanya 36 persen warga Amerika yang menyetujui kinerja Trump sebagai presiden, angka yang tidak berubah dibandingkan bulan sebelumnya.

Hasil jajak pendapat ini memperlihatkan meningkatnya kekhawatiran di kalangan masyarakat Amerika, termasuk sebagian pendukung Partai Republik sendiri. Partai tersebut disebut mulai secara terbuka mempertanyakan stabilitas emosional Trump setelah serangkaian pernyataan kontroversial dan perilaku yang dinilai tidak konsisten.

Secara keseluruhan, hanya 26 persen warga Amerika yang menganggap Trump sebagai pribadi yang seimbang.

Data itu juga menunjukkan adanya perbedaan tajam antara dua kubu politik. Sebanyak 53 persen responden dari Partai Republik masih menilai Trump sebagai sosok yang seimbang, sementara hanya 7 persen dari Partai Demokrat yang memiliki pandangan serupa.

Pemerintahan Trump juga menghadapi sorotan tajam menyusul agresi Amerika Serikat bersama Israel terhadap Iran, yang disebut ilegal, dan berdampak pada kenaikan harga gas di dalam negeri.

Baca Juga :
Sebut Delusional dan Pembohong, Iran Tegaskan Trump Tak Bisa Putarbalikkan Fakta di Lapangan
Trump Alihkan Dana BOP Rp 263,5 Triliun ke Israel, Purbaya Buka Suara soal Komitmen RI
Selain Pemakzulan, Senat AS Kini Tekan Pembatasan Wewenang Perang Trump

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jaksa Protes Kubu Nadiem Hadirkan 3 Bos Google Tanpa Izin di Sidang Chromebook
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kemenhan Pastikan 1.773 ASN Siap Jalani Pelatihan Komcad
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Demokrat AS Kritik Hegseth: Kontroversi Serangan Iran & Krisis Moral Militer
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Mokris Lay Lolos dari Dakwaan Penelantaran Anak
• 20 jam lalutvrinews.com
thumb
Video: Mantan Kadis LH DKI Tersangka
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.