Daftar 17 Negara Mitra, Termasuk Indonesia yang Bisa Beli Alutsista dari Jepang

republika.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Pemerintah Jepang merevisi pembatasan ekspor peralatan pertahanan pada hari Selasa (21/4/2026), untuk memungkinkan penjualan senjata ke luar negeri, kata juru bicara utamanya. Jepang berupaya meningkatkan kerja sama keamanan dengan negara-negara mitra.

Perubahan tersebut, yang disetujui oleh Kabinet dan Dewan Keamanan Nasional, menandai pergeseran signifikan dalam kebijakan pertahanan bagi negara yang telah mengklaim dirinya sebagai "negara pencinta damai" di bawah Konstitusi yang menolak perang sejak kekalahannya dalam Perang Dunia II.

Baca Juga
  • Jepang Cabut Larangan Ekspor Senjata, Bisa Jual Kapal Selam ke Indonesia
  • Selat Taiwan Membara! Kapal Perang Jepang Berani Terjang 'Garis Merah' Beijing
  • Korsel Serahkan Satu Prototipe Jet Tempur Boramae ke RI Jika Bayar Rp 6,8 Triliun

Hal itu terjadi ketika pemerintah Perdana Menteri Sanae Takaichi, seorang pendukung keamanan nasional yang tegas, bertujuan untuk memperkuat industri pertahanan negeri Matahari Terbit. Langkah itu dilakukan di tengah apa yang disebut pemerintah sebagai lingkungan keamanan paling parah di Jepang sejak akhir Perang Dunia II.

Revisi terhadap "tiga prinsip tentang transfer peralatan dan teknologi pertahanan" dan pedoman pelaksanaannya menghapus aturan yang membatasi ekspor hanya pada lima kategori non-tempur -- penyelamatan, transportasi, peringatan, pengawasan, dan penyapuan ranjau, dikutip dari The Japan Times.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pria Ditemukan Tewas di Tebing Pecatu Bali: Sempat Sewa Motor buat Lihat Sunrise
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Kampung Nelayan BSI Warloka Dorong Ekonomi Pesisir NTT, 143 Keluarga Terima Bantuan Perahu
• 43 menit lalukompas.tv
thumb
Kapan Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Rekrutmen Manajer Koperasi Merah Putih? Ini Jadwalnya
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
PSIS Semarang Vs Kendal Tornado: Misi Hidup Mati Laskar Mahesa Jenar
• 3 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Merasa Jalan Dipotong, Wanita di Mojokerto Bentak-Toyor Anak SD: Kini Tersangka
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.