Dankor Brimob Ingatkan Personel: Penanganan Massa Tak Harus dengan Kekerasan

liputan6.com
8 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Personel Brimob diminta melakukan pendekatan humanis dan meninggalkan cara kekerasan saat mengamankan aksi unjuk rasa. Hal itu ditegaskan Dankor Brimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat.

"Penanganan massa sekarang tidak harus dengan kekerasan ya. Kita tunjukkan dulu pakai soft power," kata dia kepada awak media di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, dikutip, Rabu (22/4/2026).

Advertisement

BACA JUGA: Sekelompok Pemuda di Jaktim Diciduk Brimob Saat Pesta Miras, Diduga Mau Tawuran

Menurutnya, Korps Brimob menjadi kekuatan terakhir dalam penanganan unjuk rasa. Fungsi Binmas dan Sabhara menjadi lebih dikedepankan.

Adapun pendekatan ini merupakan upaya agar dapat menyamakan persepsi sebenarnya, baik dari tingkat pusat hingga daerah khususnya bagi Korps Brimob.

Sebab, katanya, unjuk rasa merupakan aktivitas yang tidak dilarang. Namun, jika aksi tersebut sudah mengarah kepada tindakan pelanggaran hukum, maka akan ditindak.

"Kalau unjuk rasanya sih, semua boleh-boleh saja unjuk rasa. Tapi kalau sampai pengrusakan, pembakaran, kemudian membuat jiwa seseorang terancam, bahkan sampai meninggal dunia, baru kita nanti tindak," tambah Ramdani.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mimpi Warga Banten Terwujud : Kini Berangkat Haji Lebih Dekat dari Tanah Sendiri
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Hakim Disebut Harusnya Tak Izinkan Keterangan Saksi Nadiem yang Ini di Sidang Chromebook
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Tragis! Niat Pasang Jebakan Tikus, Petani di Blora malah Tewas Tersetrum
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
Perusahaan Mesin China Catat Lonjakan Produksi dan Kontrak Baru pada Kuartal I 2026
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Tembus 50 Menit! Robot Humanoid China Pecahkan Rekor Lari Dunia
• 11 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.