VIVA – Chelsea kalah lagi. Kali ini mereka dihancurkan Brighton & Hove Albion dengan skor telak 0-3, Selasa malam waktu setempat, 21 April 2026. Hasil ini memperpanjang tren negatif The Blues yang kini tak meraih kemenangan maupun mencetak gol dalam lima laga terakhir di Premier League.
Catatan tersebut menjadi yang terburuk bagi Chelsea dalam lebih dari satu abad, menyamai rekor kelam yang terakhir terjadi pada 1912. Kekalahan ini juga membuat posisi mereka melorot ke peringkat ketujuh dan terancam kembali turun jika pesaing di bawahnya meraih poin.
Mantan bek Chelsea, Gary Cahill, menilai para pemain harus bertanggung jawab penuh atas performa buruk tim. Ia bahkan menyebut para pemain gagal menunjukkan mental bertanding di laga krusial tersebut.
“Saya sudah bilang sebelumnya ini adalah pertandingan besar yang harus dimenangkan, tetapi mereka benar-benar kalah segalanya. Tidak ada hal positif yang bisa diambil dari pertandingan itu.”
Cahill juga perihatin dengan pelatih Liam Rosenior, namun menegaskan para pemainlah yang justru mengecewakan di lapangan.
“Saya cukup kasihan dengan Liam, saya merasa para pemain mengecewakannya, tetapi ada banyak statistik buruk tentang Chelsea dan masa sulit ada di depan.”
Menurutnya, penampilan Chelsea sangat mengkhawatirkan, terutama di 20 menit terakhir pertandingan ketika para pemain terlihat seperti menyerah.
“Dalam 20 menit terakhir, mereka seperti menerima nasib. Mereka kalah dalam setiap duel dan benar-benar jauh tertinggal malam ini.”
“Melihat kurangnya usaha seperti itu tidak bisa dibenarkan. Terutama di 20 menit terakhir, saya melihat mereka seperti sudah menyerah. Mereka menerima kekalahan dan itu adalah hal terburuk.”
Senada dengan Cahill, mantan pemain Chelsea lainnya, Steve Sidwell, juga mengkritik keras etos kerja para pemain. Ia memperingatkan bahwa performa seperti ini bisa membuat fans menjauh.
“Fans Chelsea tidak akan menerima penampilan seperti itu. Ketika berada dalam tekanan, satu-satunya cara untuk keluar adalah bekerja keras dan berjuang habis-habisan.”
Sidwell menambahkan, alasan seperti cedera pemain tidak bisa dijadikan pembenaran. Ia menilai para pemain pengganti gagal menunjukkan kualitas yang dibutuhkan.





