Kedua Tangannya Diborgol Berlapis, Begini Tampang 2 Pelaku Penusukan Nus Kei

grid.id
5 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, Ketua DPD II Partai Golkar Maluku Tenggara, tewas usai ditikam pada Minggu (19/4/2026). Begini tampang dua pelaku dan perannya dalam tewasnya Nus Kei.

Peristiwa berdarah terjadi di pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Maluku Tenggara. Hal itu terjadi hanya sesaat setelah Nus Kei mendarat dari penerbangan.

Nus Kei ditikam di lokasi tersebut pada Minggu (19/4/2026). Nus Kei sempat dilarikan ke rumah sakit, namun ia dinyatakan meninggal dunia akibat luka tusukan yang dideritanya.

Terungkap tampang dua pelaku penikaman Nus Kei. Pun terkuak masing-masing peran mereka dalam menjalankan aksinya.

Melansir Tribunnews.com, kasus penikaman yang menewaskan Ketua DPC Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, kini memasuki babak serius. Dua pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka terancam hukuman maksimal berupa pidana mati.

Aparat Polda Maluku menahan masing-masing berinisial HR alias Hendra dan FU alias Venix alias AN. Dalam foto yang diterima Tribunnews, beredar tampang kedua pelaku.

Mereka memakai baju berwarna hitam dan putih. Tampak, kedua tangan mereka diborgol berlapis.

Terlihat ada tiga borgol yang digunakan yaitu berwarna kuning, abu-abu dan hitam. Penyidik menjerat keduanya dengan pasal berlapis, termasuk Pasal 459 KUHP (UU No. 1 Tahun 2023) tentang pembunuhan berencana.

Pasal ini memuat ancaman paling berat dalam hukum pidana Indonesia, yakni hukuman mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun. Tak hanya itu, tersangka juga dikenakan Pasal 458 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman pidana hingga 15 tahun penjara.

Kedua pasal tersebut diperkuat dengan ketentuan bahwa perbuatan dilakukan secara bersama-sama, yang semakin memperberat posisi hukum para pelaku. Penerapan pasal berlapis ini menunjukkan keseriusan aparat dalam mengungkap konstruksi hukum secara utuh.

 Baca Juga: Kronologi Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara, Dua Pelaku Ditangkap Polisi, Motif Penikaman Diduga Karena Balas Dendam!

 

Penyidik membuka semua kemungkinan, termasuk dugaan adanya perencanaan dalam aksi pembunuhan tersebut. Di tengah ancaman hukuman berat itu, proses hukum terhadap kedua tersangka berjalan cepat.

Dilansir dari Tribunnewsbogor.com, penyidik Polda Maluku resmi menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus penikaman yang menewaskan Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, pada Selasa (21/4/2026). Penetapan ini dilakukan setelah melalui proses pemeriksaan panjang dan gelar perkara.

Kedua tersangka tersebut adalah pria berinisial HR (28) dan FU (36). Mereka berhasil diringkus pihak kepolisian hanya berselang dua jam setelah aksi penikaman terjadi di area pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun Ibra, Kei Kecil, Maluku Tenggara.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, mengonfirmasi bahwa saat ini kedua tersangka sudah mendekam di Rutan Polda Maluku.

"Keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka," ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, motif di balik aksi nekat kedua tersangka adalah balas dendam. Namun, pihak kepolisian menegaskan masih akan terus mendalami keterangan tersebut untuk mengungkap fakta yang lebih detail.

Nus Kei yang baru saja tiba di bandara langsung diserang oleh kedua tersangka menggunakan senjata tajam. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawanya tidak tertolong. Atas perbuatannya, HR dan FU terancam jeratan pasal berlapis, termasuk pasal pembunuhan berencana dalam KUHP baru.

Nus Kei tewas ditikam pada hari Minggu (19/4/2026) di area pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Maluku Tenggara. Penyerangan terjadi sesaat setelah ia mendarat dari Jakarta.

Polisi bergerak cepat dan telah menangkap dua orang tersangka utama. Salah satu pelaku diketahui merupakan seorang atlet MMA asal daerah setempat. Kedua pelaku ditangkap di lokasi persembunyian yang berbeda tak lama setelah kejadian.

Tampang dua pelaku penikaman Nus Kei terungkap. Peran dari masing-masing pelaku kini sudah diketahui oleh pihak kepolisian. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Manfaat Makan Daging Merah untuk Kesehatan Perempuan
• 10 jam lalubeautynesia.id
thumb
Copot 2 Dirjen Kemenkeu, Purbaya: Diganti Pelaksana Harian, Efektif Kemarin Sore
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Prabowo dan Purbaya Tegaskan Indonesia Tak Pernah Komitmen Dana untuk Board of Peace, Fokus pada Pasukan Perdamaian
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Harga LPG 12 Kg Naik, Pemprov DKI Awasi Kafe, Restoran, dan Hotel Beralih ke LPG Subsidi
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Foto: PSIM Yogyakarta Tahan Imbang Persija
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.