Legislator Ingatkan Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih Jangan Jadi Alat Politik

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam menyambut baik pembukaan formasi 30 ribu manajer Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) yang dilakukan Pemerintah. 

Meski begitu, ia mengingtkan agar proses rekrutmen dilakukan secara profesional dan transparan.

Baca Juga :
Restrukturisasi Utang Whoosh Rampung, Purbaya: Sudah Disampaikan ke Pemerintah China
Rupiah Melemah ke 17.158 Meski Pemerintah Berupaya Pacu Ekonomi Biar Tumbuh Lebih Produktif

“Pembukaan puluhan ribu formasi manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) patut diapresiasi sebagai langkah pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja dan memperkuat ekonomi desa,” kata Mufti Anam dalam keterangannya, Rabu, 22 April 2026.

Mufti mengingatkan agar kebijakan ini tidak berhenti pada rekrutmen semata, namun harus dilakukan dengan akuntabilitas yg baik.

“Jangan sampai kebijakan ini menjadi alat politik di mana posisi ini diisi oleh orang-orang yang dekat dengan pihak-pihak yang berkuasa, atau diisi oleh kader-kader dari partai tertentu, Kalau ini sampai terjadi, maka koperasi desa bukan lagi alat ekonomi rakyat, tapi berubah menjadi alat distribusi kekuasaan.” tuturnya.

“Proses rekrutmen harus memenuhi unsur keadilan dan dilakukan dengan transparan, melalui standar profesional yang ketat,” sambung Mufti.

Lebih lanjut, Mufti mengingatkan agar proses perekrutan jangan sampai berpotensi mencederai rasa keadilan masyarakat desa yang sudah lebih dulu berjuang bagi Koperasi Desa Merah Putih.

“Pemerintah membuka peluang kerja, itu baik. Tapi juga harus menjaga perasaan rakyat. Jangan sampai kebijakan yang dimaksudkan untuk memperkuat desa justru melukai mereka yang selama ini sudah bekerja tanpa kepastian,” ungkapnya.

Dalam proses perekrutan, Mufti meminta Pemerintah turut mempertimbangkan masyarakat desa yang sudah lebih dahulu terlibat pada program Koperasi Desa Merah Putih.

"Ketika Pemerintah kemudian membuka rekrutmen baru secara terpusat, jangan sampai ada masyarakat desa yang merasa ditinggalkan. maka Pemerintah wajib memprioritaskan orang-orang yang sudah lebih dulu berjuang untuk KDMP,” tegasnya.

Baca Juga :
Heboh! Harga BBM Nonsubsidi Naik, Begini Tanggapan Warganet!
Purbaya Pede Kenaikan Harga BBM Non-subsidi Tak Picu Lonjakan Inflasi, Ini Alasannya
Pemerintah Dinilai Tepat Arahkan Transisi Energi Nasional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cara 5 Artis Indonesia Rayakan Hari Kartini
• 5 jam lalubeautynesia.id
thumb
Militer Iran Siaga Penuh, Ancam Serang Balik Jika AS Luncurkan Serangan Baru
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mardiono Tekankan Pentingnya Kedaulatan Rakyat dan Kemandirian Pangan
• 21 jam laluokezone.com
thumb
Sinopsis Drama China River of No Return, Perjalanan Jauh Cheng Yi Untuk Selamatkan Takhta Kerajaan
• 10 jam lalugrid.id
thumb
Temui Seskab Teddy, Dirjen Imigrasi Pastikan Proses Keimigrasian Jemaah Haji Disederhanakan
• 7 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.