Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Sore Ini, Semburkan Abu Vulkanik 1.600 Meter

rctiplus.com
2 jam lalu
Cover Berita
Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Sore Ini, Semburkan Abu Vulkanik 1.600 MeterNasional | inews | Rabu, 22 April 2026 - 17:21Dengarkan Berita

FLORES TIMUR, iNews.id – Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang meningkat. Pada Rabu (22/4/2026) sore pukul 17.03 WITA, gunung api tersebut meletus dengan melontarkan kolom abu setinggi kurang lebih 1.600 meter di atas puncak. 

Hingga saat ini, status gunung yang terletak di Kabupaten Flores Timur tersebut masih berada pada Level II (Waspada) dengan suara gemuruh yang masih terdengar dari arah kawah. 

Berdasarkan data dari Pos Pengamatan Gunung Api, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal yang condong mengarah ke Barat Daya. Erupsi ini terekam jelas di seismogram dengan amplitudo maksimum mencapai 7.4 mm dan durasi sementara sekitar 2 menit 24 detik. 

"Tinggi kolom abu teramati kurang lebih 1.600 meter di atas puncak atau sekitar 3.184 meter di atas permukaan laut," tulis laporan resmi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Radius Aman 4 KilometerBaca Juga:Polemik Tarif Resiprokal AS, Prabowo Tegaskan Tak Bakal Korbankan Kepentingan Nasional

Menyusul terjadinya erupsi disertai suara gemuruh ini, masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki maupun wisatawan dilarang keras melakukan aktivitas apa pun dalam radius 4 kilometer dari pusat erupsi. 

Pihak berwenang juga meminta warga di desa-desa terdampak seperti Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan.

Waspada Lahar Hujan dan Abu VulkanikMasyarakat diingatkan untuk mewaspadai potensi banjir lahar hujan, terutama jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi di sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung. 

Selain itu, bagi warga yang mulai terdampak hujan abu, sangat disarankan untuk menggunakan masker pelindung.

"Masyarakat yang terdampak hujan abu agar memakai penutup hidung dan mulut guna menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan," imbau petugas pos pengamatan. 

Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur terus melakukan koordinasi intensif dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera serta Badan Geologi di Bandung untuk memantau fluktuasi aktivitas vulkanik. 

Baca Juga:Air Mengalir, Kehidupan Tumbuh: Mari Bijak Gunakan Air!

Masyarakat diimbau agar hanya mengikuti arahan resmi dari pemerintah setempat dan tidak mempercayai isu-isu atau berita hoaks yang sumbernya tidak dapat dipertanggungjawabkan.

#regional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
ESDM Akan Lakukan Uji Jalan B50 pada Kereta Api Pekan Depan
• 9 jam lalukatadata.co.id
thumb
Teken LOI e-Voting, Kepala BSKDN: Digitalisasi Pemilu Tetap Berlandaskan Prinsip Demokrasi
• 15 jam lalujpnn.com
thumb
Tol Sicincin-Bukittinggi Jadi Alternatif Jalur Rawan Lembah Anai
• 1 jam lalukompas.id
thumb
BPJPH Targetkan 576.000 Sertifikasi Halal di Jawa Tengah
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
Jerman dan Italia Jegal Upaya Uni Eropa Sanksi Israel
• 14 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.