Penulis: Alfin
TVRINews, Surabaya
Surabaya Domino Tournament 2026 berlangsung meriah di Grand City Convention Hall pada 18–19 April. Lebih dari 1.500 peserta dari 17 provinsi ambil bagian dalam kompetisi yang berlangsung sejak pagi hingga malam.
Area pertandingan dipenuhi pemain dan penonton. Memasuki babak akhir, tensi pertandingan meningkat saat peserta terbaik bersaing memperebutkan total hadiah Rp200.000.000. Sorak sorai penonton terdengar di sejumlah momen krusial, menciptakan suasana kompetitif di dalam dan luar arena.
Turnamen berjalan tertib dan lancar. Para pemain terlihat fokus membaca pola lawan dan mengambil keputusan cepat. Kondisi ini menunjukkan domino mulai dipahami sebagai aktivitas yang membutuhkan strategi dan konsentrasi tinggi.
Ketua Umum PB PORDI, Andi Jamaro Dulung, menilai kualitas permainan peserta mencerminkan potensi domino berkembang sebagai olahraga berbasis strategi.
“Kualitas permainan yang ditampilkan peserta mencerminkan bahwa domino memiliki potensi untuk berkembang sebagai olahraga berbasis strategi yang lebih serius,” sebut Andi Jamaro, dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu, 22 April 2026.
Ketua PORDI Jawa Timur, Muhammad Alyas, melihat kelancaran dan kemeriahan turnamen menjadi gambaran kolaborasi yang berjalan baik. Antusiasme peserta dan masyarakat dinilai sebagai sinyal positif penerimaan domino di berbagai kalangan.
Perwakilan Higgs Games Island, Ray, menyampaikan bahwa domino memiliki peluang berkembang lebih jauh, termasuk sebagai jalur kompetisi profesional. Ia menambahkan bahwa ke depan, domino tidak hanya menjadi ajang permainan, tetapi juga berpotensi memberi peluang karier dan penghasilan bagi pemain yang menekuninya.
Kolaborasi antara PB PORDI dan HGI menjadi salah satu faktor pendukung penyelenggaraan yang lebih terstruktur. Sinergi ini sekaligus memperkuat fondasi ekosistem domino di berbagai daerah.
PB PORDI juga menegaskan turnamen ini merupakan bagian dari roadmap nasional bersama HGI melalui delapan seri kompetisi di berbagai kota. Rangkaian tersebut akan bermuara pada final kualifikasi menuju Liga Pro Domino Indonesia yang ditargetkan bergulir pada 2027.
Di luar arena, dampak ekonomi mulai terasa. Kehadiran peserta dari berbagai daerah mendorong aktivitas di sekitar lokasi. Pelaku UMKM mencatat peningkatan penjualan, sementara sektor perhotelan ikut terdorong seiring meningkatnya kunjungan.
Rangkaian kegiatan berlanjut melalui HGI City Cup 2026 Surabaya Fest pada 25–26 April di Grand City Atrium. Kegiatan ini menggabungkan kompetisi domino dengan karnaval budaya dan pertunjukan musik.
Penyelenggaraan yang lancar, partisipasi tinggi, serta kolaborasi yang solid memperkuat arah pengembangan domino sebagai olahraga pikiran yang lebih terstruktur, kompetitif, dan berpotensi berkembang secara profesional di Indonesia.
Editor: Redaktur TVRINews





