Bisnis.com, JAKARTA — Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Permata Tbk. (BNLI) terus melakukan serangkaian upaya guna menarik lebih banyak nasabah, di tengah rendahnya inklusi keuangan syariah Tanah Air.
Direktur Keuangan dan Unit Usaha Syariah Permata Bank Rudy Basyir Ahmad menyampaikan industri keuangan syariah di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan, baik dari sisi total aset, jumlah nasabah, hingga minat masyarakat terhadap produk-produk syariah.
“Tapi masih banyak tantangannya, terutama tantangan struktural,” kata Rudy dalam sesi diskusi pada agenda Media Briefing ‘Syariah untuk Semua’ di Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026).
Rudy mengungkapkan, masih ada kesenjangan yang cukup besar antara angka literasi keuangan syariah dan angka inklusi keuangan syariah.
Saat ini, angka literasi keuangan syariah berada di level 43%, sedangkan angka inklusi keuangan syariah cukup rendah, yakni sebesar 13%. Itu artinya, kata dia, meski pemahaman terhadap produk syariah terus meningkat, masyarakat belum sepenuhnya memanfaatkan layanan syariah itu sendiri.
Untuk itu, pihaknya berusaha menjawab tantangan tersebut, dengan memperluas akses keuangan syariah. Rudy mengatakan, pihaknya menghadirkan produk dan layanan keuangan syariah yang aksesibel untuk semua masyarakat modern saat ini.
Baca Juga
- RUPST Permata Bank (BNLI) Angkat Direktur Baru, Simak Susunan Lengkapnya
- Bank Permata (BNLI) Tebar Dividen Rp35 per Saham, Total Rp1,26 Triliun
- Ada Wacana Free Float 15%, Bank Permata (BNLI) Tunggu Kepastian Regulasi
Selain itu, perseroan juga berupaya menghadirkan solusi keuangan syariah yang lengkap dan holistik, yang dapat memenuhi kebutuhan solusi keuangan di setiap fase kehidupan nasabah.
Melalui semangat ini, Rudy menyebut bahwa perseroan ingin memastikan bahwa semua individu memiliki akses kepada solusi keuangan syariah untuk kebutuhan keuangan di semua fase kehidupan nasabah.
“Itu adalah bentuk komitmen Permata Bank Syariah untuk menghadirkan solusi keuangan syariah yang lebih inklusif, praktikal, dan juga relevan untuk seluruh segmen masyarakat tanpa terkecuali,” tuturnya.





