Kasus Kekerasan Meningkat, Puspadaya Perindo Edukasi Ruang Aman Perempuan di Kelapa Gading

okezone.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA – Maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan mendorong peningkatan kesadaran akan pentingnya ruang aman di lingkungan sosial maupun domestik. Ancaman tidak hanya terjadi di ruang publik, tetapi juga merambah ranah personal hingga ruang digital.

Data Catatan Tahunan Komnas Perempuan 2025 menyebut, sebanyak 337.961 kasus kekerasan terjadi dalam ranah personal. Di sisi lain, perkembangan teknologi juga memunculkan pola kejahatan baru, termasuk jaringan predator lintas negara yang memanfaatkan platform daring.

Hal ini mendorong Puspadaya Perindo menghadirkan program edukasi bertajuk Sapa Ruang Aman (Saruang) yang menyasar kelompok PKK Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (22/4/2026).

Baca Juga :
Tangani Aksi Massa, Dankorbrimob: Sekarang Tidak Harus dengan Kekerasan!

Camat Kelapa Gading, Anita Permatasari, mengatakan, program tersebut penting sebagai upaya pencegahan berbasis edukasi di tingkat komunitas.

“Program ini merupakan bentuk edukasi juga kepada Ibu PKK di Kecamatan Kelapa Gading. Meskipun kekerasan adalah hal yang kita hindari, tapi saya berharap program ini terus ada agar dapat mencegah tindakan ini terjadi di sekitar kita,” ujar Anita.

Dalam kegiatan tersebut, Bendahara Umum Puspadaya Perindo Rahmi A. Kamila memaparkan berbagai bentuk kekerasan, termasuk kekerasan berbasis gender di ruang digital.

Baca Juga :
Hari Kartini 2026 Soroti Gaji Pekerja Perempuan 25% Lebih Rendah dan Kekerasan di Dunia Kerja

“Sayangnya, pada saat ini perilaku kekerasan bukan hanya satu jenis kekerasan saja tetapi juga bisa menjadi gabungan dari kekerasan, misalnya kekerasan seksual dan juga kekerasan pada ruang digital (cyber),” ujar Rahmi.

Dia juga menekankan pentingnya keberanian perempuan untuk mengenali dan merespons potensi kekerasan di sekitarnya.

“Pada akhirnya perempuan harus berani bersuara sehingga kekerasan dapat kita sadari dan hindari. Terus berkarya tanpa rasa takut,” ucapnya.

Baca Juga :
Soroti Kasus FHUI, MUI : Kekerasan Seksual Verbal Maupun Fisik Tak Dapat Dibenarkan Agama

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Batu Bara Membara! India Hingga China Berebut Pasokan
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Wall Street Melemah, Perang Iran Masih Tekan Sentimen Pasar
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Jaga Marwah Partai, DPW PPP Jabar Gugat Balik Pengurus Lama
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
Komnas HAM Soroti Pengesahan UU PPRT Sebagai Upaya Perlindungan dan Keadilan Pekerja
• 6 jam lalunarasi.tv
thumb
[FULL] Trump Klaim Gencatan Senjata Diperpanjang, Iran Pamer Rudal Balistik, Perang Berlanjut?
• 6 menit lalukompas.tv
Berhasil disimpan.