Bangun Citra Positif, Kapolda Riau Dorong Personel Lebih Peka dan Adaptif

detik.com
7 jam lalu
Cover Berita
Pekanbaru -

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menyampaikan sejumlah arahan penting kepada jajaran dalam rangka membangun citra positif Polri. Ia menegaskan bahwa kunci utama kepercayaan publik adalah komunikasi yang humanis.

Dalam arahannya, Kapolda menekankan bahwa keberhasilan institusi tidak hanya diukur dari capaian operasional di lapangan, tetapi juga dari cara Polri menyampaikan informasi kepada publik.

"Keberhasilan kita tidak hanya diukur dari tindakan di lapangan, tetapi juga bagaimana kita menyampaikan informasi secara cepat, tepat, dan humanis kepada masyarakat," ujar Irjen Herry Heryawan di Polda Riau, Rabu (22/4/2026).

Pada kesempatan itu, jenderal yang akrab disapa Herimen ini mengingatkan pendekatan represif yang tidak diimbangi komunikasi yang baik justru dapat berdampak kontraproduktif terhadap upaya membangun kepercayaan masyarakat.

"Pendekatan yang terlalu represif tanpa komunikasi yang baik justru kontraproduktif terhadap upaya membangun kepercayaan masyarakat," tegasnya.

Baca juga: Polda Riau Dukung Efisiensi Energi: Skema Kerja Fleksibel Tanpa Ganggu Layanan Publik

Kapolda juga mengingatkan kepada seluruh personel untuk terus menjaga integritas, membangun komunikasi publik yang positif, serta adaptif terhadap perkembangan zaman. Menurutnya, tantangan ruang digital tidak hanya membutuhkan kecepatan respons, tetapi juga peningkatan literasi publik, termasuk pemahaman terhadap Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Poin krusial lainnya yang disorot Kapolda Riau adalah terkait kondisi geopolitik global. Di tengah situasi yang penuh ketidakpastian sebagai dampak perang AS-Israel dan Iran ini, ia mendorong personel untuk meningkatkan sense of crisis.

Penutupan Selat Hormuz yang menimbulkan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) berdampak terhadap kenaikan harga BBM di dalam negeri. Oleh sebab itu, ia meminta jajarannya untuk mengantisipasi potensi gejolak.

Dalam forum tersebut, Kapolda mengajak seluruh jajaran untuk berani melakukan evaluasi secara objektif terhadap program yang telah berjalan, termasuk community policing, agar implementasinya benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke tingkat bawah.

"Program yang kita jalankan pada dasarnya sudah baik, namun implementasinya harus benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke tingkat bawah," ujarnya.

Di sisi internal, Kapolda menegaskan komitmen untuk menjaga integritas organisasi. Ia memastikan tidak ada toleransi terhadap anggota yang terlibat narkoba maupun pelanggaran hukum lainnya.

"Jika ditemukan, saya minta ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku," tegasnya.

Baca juga: Kapolda Riau Warning Keras Personel: Tak Ada Kompromi terhadap Narkoba




(mea/idn)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
RUU Pemilu Target Akan Rampung 2,5 Tahun Pemerintahan Prabowo
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Matahari (LPPF) Resmi Ganti Baju Jadi MDS Retailing, Ini Alasannya
• 18 jam laluidxchannel.com
thumb
Perkuat Daya Saing, GOW Sumenep Bekali Perempuan Keterampilan Advokasi Kerja
• 6 jam lalurealita.co
thumb
Komunitas Ojol soal Pendekatan Polantas: Dulu Menyentuh dengan Surat Tilang, Sekarang dengan Hati
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
Pemerintah Terbitkan 287 Ribu Sertifikasi Wakaf, Berikan Umat Kepastian Hukum
• 6 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.