JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat lima barang yang paling banyak tertinggal di kereta pada Januari-Maret 2026.
Handphone dan tumbler ternyata barang-barang milik penumpang yang paling banyak tertinggal di kereta.
"Ada lima yang paling banyak, ponsel, tumbler, lalu dompet," ujar Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo saat dikonfirmasi Kompas.com melalui WhatsApp, Rabu (22/4/2026).
"Kemudian, ada makanan dan tas. Baik tas yang berisi pakaian maupun tas isi laptop," lanjutnya.
Baca juga: 1.516 Barang Tertinggal di Kereta Daop 1 Jakarta hingga Maret 2026
Selanjutnya, perhiasan juga termasuk dalam barang penumpang yang kerap tertinggal di kereta.
Franoto lantas menjelaskan, PT KAI Daop I Jakarta secara total mencatat sebanyak 1.516 barang tertinggal oleh penumpang selama periode Januari hingga Maret 2026.
Dari total jumlah tersebut, terdiri atas 106 item makanan, 977 barang umum dan 433 barang berharga.
Sementara itu, total estimasi nilai seluruh barang-barang penumpang yang tertinggal itu setara dengan Rp 1.648.511.500 atau Rp 1,6 miliar.
"Dari keseluruhan barang yang ditemukan, 914 item telah berhasil dikembalikan kepada pemilik," tutur Franoto.
Baca juga: KA Bogowonto Tabrak Motor di Jaktim, Perjalanan KRL Jakarta-Cikarang Sempat Terganggu
Sementara itu, ada 591 item lainnya masih dalam proses penanganan.
Adapun tingkat penyelesaian pengembalian barang sepanjang kuartal I 2026 mencapai 61,02 persen.
Cara lapor jika penumpang ketinggalan barang
Lebih lanjut, Franoto menjelaskan tata cara yang bisa dilakukan penumpang jika baru saja ketinggalan barang di kereta.
Pertama, penumpang yang kehilangan barang diimbau untuk segera melapor kepada kondektur, petugas Polsuska, atau melalui Contact Center KAI 121.
Kedua, mencari layanan Lost and Found di stasiun kereta.
Layanan itu merupakan fasilitas yang disediakan KAI untuk membantu pelanggan menemukan kembali barang yang tertinggal, baik di dalam kereta maupun di area stasiun.