Buka Musrenbang RKPD Sumut, Mendagri Tekankan Perencanaan Harus Matang dan Terarah

liputan6.com
9 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Medan - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menekankan pentingnya perencanaan yang matang dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Perencanaan yang berkualitas dinilai menjadi kunci untuk mendorong perubahan yang signifikan.

Menurutnya, Musrenbang tidak boleh dipandang sebagai agenda rutin semata (business as usual). Sebaliknya, forum tersebut harus menjadi fondasi awal dalam menyusun arah pembangunan daerah yang terarah dan berdampak.

Advertisement

BACA JUGA: Mendagri Tito: Walkable City dan Ruang Hijau Bisa Jadi Cara Efisien Tekan Biaya Kesehatan

“Perencanaan yang matang, kualitas yang matang, artinya detail, itu menentukan 60 persen keberhasilan program,” kata Mendagri saat memberikan pengarahan sekaligus membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Sumut Tahun 2027 di Hotel Santika Dyandra Medan, Sumut, Rabu (22/4/2026).

Mendagri Muhammad Tito Karnavian saat memberikan pengarahan sekaligus membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Sumut Tahun 2027 di Hotel Santika Dyandra Medan, Sumut, Rabu (22/4/2026).

Mendagri melanjutkan, perencanaan yang baik harus disusun dengan mendengarkan aspirasi dari bawah. Pemerintah provinsi perlu menyerap usulan, keinginan, dan harapan pada tingkat kabupaten/kota. Selain itu, provinsi tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan bagian dari sistem pemerintahan nasional.

Oleh karena itu, selain menerima masukan secara bottom-up dari tingkat kabupaten/kota, provinsi juga harus menyelaraskannya dengan program pemerintah pusat.

“Tentu Pak Gubernur dan jajaran sebagai kepala daerah terpilih, kalau mendengar dari pusat, itu adalah wakil pemerintah pusat di daerah. Tapi sebagai kepala daerah terpilih, pasti punya juga pemikiran-pemikiran tersendiri. Tadi Bapak [Gubernur Sumut] sudah paparkan, saya sudah mendengar konsep-konsep peta jalan untuk 2027,” terangnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polda Jatim Bongkar Kasus Produksi MinyaKita Ilegal, Pelaku Raup Omset Rp234 Juta
• 16 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
BPOM Dukung Pembatasan GGL Lewat Nutri Level
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
Ammar Zoni Hadapi Sidang Vonis Kasus Jual Narkoba di Rutan Pagi Ini
• 1 jam laludetik.com
thumb
Rayakan Hari Bumi, BSI Ajak 10 Ribu Nasabah Perempuan Dukung Keberlanjutan
• 14 jam laluharianfajar
thumb
Tak Cuma Minyak, Perang Timteng Ancam Krisis Sulfur Pabrik Nikel RI
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.