Jakarta (ANTARA) - Pembalap muda Morgan Holindo Sonmoahi membidik hasil lebih baik pada putaran ketiga Eshark Rok Cup setelah naik podium ketiga dalam seri kedua di Sirkuit Karting Sentul Internasional, Bogor, Jawa Barat, akhir pekan lalu.
Morgan akan memaksimalkan persiapan menjelang putaran ketiga pada 16–17 Mei 2026 di lintasan yang sama.
“Semoga hasilnya bisa lebih baik dari seri sebelumnya,” ujar Morgan dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis.
Pembalap yang akan berusia 11 tahun pada 27 April itu menunjukkan perkembangan positif meski baru memulai kiprah dalam ajang gokart nasional sejak Desember 2025 bersama tim Dewa United Motorsport di kelas Mini Rok.
Pada putaran kedua, Morgan tampil impresif dengan finis di posisi ketiga meski harus memulai balapan final dari posisi ke-10 akibat insiden pada sesi prafinal.
Baca juga: Qarrar Firhand kian dekat ke gelar juara umum WSK Euro Series 2026
“Terpenting saya bermain dan maju terus dengan semangat tinggi. Alhasil tidak ada masalah hingga bisa finis podium,” katanya.
Morgan juga berencana menambah jam terbang internasional dengan mengikuti Aime Series Round 3 di Malaysia pada Juli tahun ini.
Dia tampil pada Aime Series Round 2 di Bira, Thailand, dan finis posisi 20 besar dari total 36 peserta.
Pelatih Morgan, Keanon Santoso, menyebut anak didiknya memiliki prospek cerah jika bisa menjaga performa konsisten.
“Sinarnya mulai kelihatan. Di Sentul kemarin dia tampil dari posisi 10 hingga ke posisi tiga. Semoga ke depan lebih baik lagi,” ujar Keanon.
Baca juga: Qarrar Firhand menangi heat seri pembuka WSK Super Master 2026
Morgan akan memaksimalkan persiapan menjelang putaran ketiga pada 16–17 Mei 2026 di lintasan yang sama.
“Semoga hasilnya bisa lebih baik dari seri sebelumnya,” ujar Morgan dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis.
Pembalap yang akan berusia 11 tahun pada 27 April itu menunjukkan perkembangan positif meski baru memulai kiprah dalam ajang gokart nasional sejak Desember 2025 bersama tim Dewa United Motorsport di kelas Mini Rok.
Pada putaran kedua, Morgan tampil impresif dengan finis di posisi ketiga meski harus memulai balapan final dari posisi ke-10 akibat insiden pada sesi prafinal.
Baca juga: Qarrar Firhand kian dekat ke gelar juara umum WSK Euro Series 2026
“Terpenting saya bermain dan maju terus dengan semangat tinggi. Alhasil tidak ada masalah hingga bisa finis podium,” katanya.
Morgan juga berencana menambah jam terbang internasional dengan mengikuti Aime Series Round 3 di Malaysia pada Juli tahun ini.
Dia tampil pada Aime Series Round 2 di Bira, Thailand, dan finis posisi 20 besar dari total 36 peserta.
Pelatih Morgan, Keanon Santoso, menyebut anak didiknya memiliki prospek cerah jika bisa menjaga performa konsisten.
“Sinarnya mulai kelihatan. Di Sentul kemarin dia tampil dari posisi 10 hingga ke posisi tiga. Semoga ke depan lebih baik lagi,” ujar Keanon.
Baca juga: Qarrar Firhand menangi heat seri pembuka WSK Super Master 2026





