Indonesia Kecam Israel atas Pemasangan Banner Militer di Rumah Sakit Gaza

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Indonesia mengutuk keras pemasangan banner militer oleh pasukan Israel di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza. Kementerian Luar Negeri menyatakan protes atas pemasangan banner 'Rising Lion' tersebut melalui media sosial pada Rabu.

Kementerian menegaskan bahwa penggunaan simbol dan propaganda militer di lokasi rumah sakit yang hancur, terutama yang terkait dengan operasi militer tertentu, sangat provokatif dan tidak dapat dibenarkan.

Rumah Sakit Indonesia di Gaza adalah fasilitas sipil yang didedikasikan untuk memberikan layanan medis kepada warga Palestina di wilayah tersebut. Meskipun dalam keadaan rusak, tempat ini tidak seharusnya menjadi lokasi propaganda militer atau intimidasi.

“Tindakan ini adalah penghinaan terhadap fasilitas kemanusiaan yang dibangun dari solidaritas rakyat Indonesia untuk rakyat Palestina,” demikian pernyataan kementerian tersebut.

Indonesia juga mengingatkan bahwa rumah sakit dan semua fasilitas medis harus dihormati dan dilindungi sesuai hukum humaniter internasional. Kementerian mendesak Israel untuk menghentikan semua tindakan yang melanggar perlindungan infrastruktur sipil dan memastikan adanya pertanggungjawaban atas serangan terhadap fasilitas medis di Gaza.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Rumah Sakit Indonesia di Gaza mengalami kerusakan selama operasi militer Israel di wilayah tersebut dari Oktober 2023 hingga gencatan senjata tercapai pada Oktober 2025. Direktur rumah sakit, Dr. Marwan Al-Sultan, dan keluarganya tewas ketika kediamannya di barat Gaza terkena serangan Israel pada Juli 2025.

Menurut laporan media, pasukan Israel yang menduduki reruntuhan rumah sakit memasang banner propaganda militer 'Rising Lion' di atap bangunan. 'Rising Lion' juga merupakan nama sandi operasi militer Israel melawan Iran pada Juni 2025.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Said Abdullah Minta Ketua DPRD Surabaya Baru Jaga Amanah-Sinergi Lembaga
• 8 jam laludetik.com
thumb
Pelapor Dugaan Penipuan Harap Timothy Ronald Diperiksa, Klaim Rugi Rp 400 M
• 14 jam laludetik.com
thumb
Universitas Esa Unggul Perkuat Pemberdayaan Desa, Kolaborasi Nasional 64 Kampus di Kasomalang Kulon
• 15 jam laludisway.id
thumb
Jerman Akan Kirim 3 Kapal ke Selat Hormuz untuk Misi Keamanan
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kemenhub Siapkan Rute Alternatif Penerbangan Haji 2026, Jamin Perjalanan Jemaah Aman dan Lancar
• 56 menit laludisway.id
Berhasil disimpan.