Pengakuan Jujur Pelatih Persija Mauricio Souza usai Ditahan Imbang PSIM 1-1

viva.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza menyoroti kegagalan timnya memaksimalkan peluang saat ditahan imbang 1-1 oleh PSIM Yogyakarta dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Rabu 22 April 2026. 

Hasil tersebut terjadi meski Persija mencatatkan 25 tembakan, termasuk satu penalti yang gagal dikonversi menjadi gol.

Baca Juga :
Terpopuler: 7 Pemain Nturalisasi Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia, Fadly Alberto Disindir Pemain Dewa United
Persija Ditahan PSIM 1-1, Fajar Fathurrahman: Sangat Mengecewakan

Mauricio menyebut efektivitas menjadi masalah utama timnya dalam pertandingan tersebut. Ia menilai PSIM mampu mencetak gol dari peluang terbatas, sementara Persija gagal memanfaatkan dominasi permainan menjadi kemenangan.

“Saya lihat pertandingan tadi, lawan hanya punya tiga peluang ke gawang kami dan bisa mencetak satu gol. Sementara kami punya 25 kesempatan untuk mencetak gol, dan juga memiliki satu penalti yang gagal,” ujar Mauricio dikutip VIVA.co.id dari laman resmi klub.

Persija Jakarta vs PSIM Yogyakarta
Photo :
  • Dok. Persija

Menurutnya, gol cepat PSIM pada awal pertandingan berawal dari kesalahan di lini tengah yang dimanfaatkan melalui serangan balik. Kondisi itu membuat Persija harus bekerja lebih keras untuk mengejar ketertinggalan.

Meski demikian, Mauricio mengapresiasi respons timnya yang mampu bangkit dan menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Allano Lima di babak pertama. Ia juga menilai lini pertahanan Persija tampil cukup solid setelah kebobolan.

Pada babak kedua, Persija terus menekan dan menciptakan sejumlah peluang, termasuk dari Gustavo Almeida, Jean Mota, hingga Bruno Tubarão. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol yang tercipta.

Mauricio menegaskan bahwa dominasi permainan tanpa penyelesaian akhir yang efektif tidak akan membawa hasil maksimal. Ia menekankan pentingnya meningkatkan ketajaman lini depan dalam laga-laga berikutnya.

“Kami tetap harus mampu mencetak gol. Percuma jika sudah banyak menekan pertahanan lawan, tetapi tidak berbuah gol,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa hasil pertandingan merupakan tanggung jawab bersama seluruh tim, baik saat menang maupun gagal meraih kemenangan.

Hasil ini membuat Persija masih tertahan di peringkat ketiga klasemen dengan koleksi 59 poin, tertinggal 4 poin dari Borneo FC di posisi kedua, dan terpaut 6 poin dari pemuncak klasemen Persib Bandung.

Baca Juga :
Komitmen I League Perangi Rasisme dan Kekerasan di Sepakbola Indonesia
Lindas Bhayangkara FC 2-1, Persis Solo Keluar Zona Degradasi
Jakmania Kecewa, Persija Ditahan Ibang PSIM: Puasa Gelar Lagi Aje

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dari Kartini untuk Bumi, BRI Berdayakan Perempuan lewat Urban Farming BRInita
• 3 jam lalurctiplus.com
thumb
Langkah-Langkah Pendaftaran Penjaringan Data Guru Tertentu Belum Bersertifikat Pendidik, Sampai 30 April 2026
• 3 jam laludisway.id
thumb
Hizbullah Tembak Jatuh Drone Israel, Balas Pelanggaran Gencatan Senjata
• 3 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Usut Laporan terhadap Ade Armando-Permadi Arya, Polda Metro Bakal Analisa Barang Bukti
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Kronologi Tamu Spa di Bali Pukul Karyawan Gegara Marah soal Tarif, Pelaku Sempat Ancam Bakar Tempat Spa
• 22 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.