Makin Panas, Iran Sita Kapal Terkait Israel di Selat Hormuz

okezone.com
14 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Garda Revolusi Iran (IRGC) menyatakan bahwa pasukan angkatan lautnya telah mencegat dan menyita dua kapal di Selat Hormuz atas dugaan pelanggaran wilayah dan navigasi.

Dalam pernyataan resmi pada Rabu (22/4/2026), Angkatan Laut Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyebutkan bahwa kapal MSC Francesca "terkait dengan Israel" dan kapal Epaminodes dihentikan karena pelanggaran berulang, termasuk beroperasi tanpa izin serta diduga merusak sistem navigasi. IRGC mengklaim kapal-kapal tersebut berusaha keluar dari selat secara "diam-diam" dan berhasil dicegat berdasarkan pemantauan intelijen.

Menurut pernyataan tersebut, kedua kapal kini telah dipindahkan ke perairan teritorial Iran untuk menjalani pemeriksaan muatan serta dokumentasi.

Baca Juga :
Kapal Perang Iran Kembali Tembaki Kapal Kargo yang Coba Lintasi Selat Hormuz

Tembakan di Hormuz

Sebelumnya, Badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) melaporkan pada Rabu bahwa dua kapal—sebuah kapal kargo dan sebuah kapal kontainer—ditembaki dalam rentang waktu beberapa jam di dekat pantai Iran di Selat Hormuz.

UKMTO menyebutkan sebuah kapal ditembak sekitar 8 mil laut di sebelah barat pantai Iran dan kemudian terhenti, meskipun tidak ada laporan mengenai kerusakan serius atau korban jiwa. Kapten kapal kargo yang sedang berlayar ke luar melaporkan bahwa kapalnya telah "ditembak" sekitar pukul 06.38 GMT.

Beberapa jam sebelumnya, UKMTO juga melaporkan bahwa kapten kapal kontainer lain menyatakan kapalnya didekati oleh kapal perang yang terkait dengan IRGC. Kapal perang tersebut dilaporkan tidak mengeluarkan peringatan radio sebelum melepaskan tembakan yang menyebabkan "kerusakan berat" pada bagian anjungan kapal.

Baca Juga :
Inggris dan Prancis Bentuk Koalisi Internasional untuk Buka Kembali Selat Hormuz

"Tidak ada kebakaran atau dampak lingkungan yang dilaporkan. Semua awak kapal dilaporkan selamat," tulis pernyataan UKMTO. Lembaga tersebut mengaku telah menerima puluhan laporan serangan dan aktivitas mencurigakan yang memengaruhi pelayaran di wilayah tersebut sejak akhir Februari.

Penyitaan oleh AS

Perkembangan pada Rabu ini terjadi setelah Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan pada Minggu (19/4/2026) bahwa pasukan angkatan laut AS menyita kapal kargo berbendera Iran, Touska, di Teluk Oman setelah dilaporkan menolak mematuhi arahan blokade.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Iran Hukum Gantung Pria yang Jadi Anggota Oposisi Terlarang
• 3 jam laludetik.com
thumb
Terbongkar! Sindikat Phishing Tools Raup Rp350 Miliar, dan 34 Ribu Korban di Seluruh Dunia
• 7 jam laluokezone.com
thumb
IHSG Dibuka Menguat Tipis 0,30 Persen, Rupiah Sentuh Rp 17.249 per Dolar AS
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Jambret HP WNA di Pos Bloc Berhasil Dibekuk, Pelakunya 3 Orang!
• 4 jam laludisway.id
thumb
Gratis Naik MRT, Transjakarta, LRT Jakarta, 24 April 2026
• 3 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.