Kesehatan Jadi Prioritas, Jemaah Haji Indonesia Diminta Tidak Memaksakan Diri Selama di Tanah Suci

tvonenews.com
13 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Jemaah calon haji asal Indonesia yang baru saja tiba di Madinah diimbau untuk memprioritaskan kesehatan dan menaati regulasi yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi selama menjalankan rangkaian ibadah.

Pesan tersebut disampaikan oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) di Jeddah, Yusron B. Ambary, saat menyambut kedatangan kloter pertama jemaah asal Yogyakarta di Bandara Madinah, Rabu (22/4).

“Alhamdulillah, jamaah mendarat dan langsung menuju hotel yang lokasinya sangat dekat dengan Masjid Nabawi, tepatnya di kawasan Taiba Front. Tinggal menyeberang langsung ke masjid,” ungkap Yusron dalam keterangan resminya.

Yusron mencatat bahwa penempatan akomodasi di kawasan Taiba Front ini merupakan pencapaian istimewa, karena selama tiga tahun terakhir, baru kali ini jemaah Indonesia mendapatkan penginapan dengan jarak yang sangat dekat dari Masjid Nabawi.

Meski demikian, ia memberikan perhatian khusus pada banyaknya jumlah jemaah lanjut usia (lansia) dalam rombongan tersebut. 

Yusron menekankan agar jemaah senantiasa menjaga kondisi fisik, mengingat perjalanan ibadah haji masih akan berlangsung lama hingga mencapai puncaknya nanti.

Jemaah diharapkan disiplin dalam pola makan, mencukupi kebutuhan cairan, serta rutin mengonsumsi vitamin guna mempertahankan stamina di tengah cuaca Tanah Suci.

“Jangan memaksakan diri beribadah jika kondisi tubuh tidak fit. Puncak haji masih lebih dari satu bulan ke depan. Kita berharap jamaah tetap sehat saat memasuki fase puncak,” ujarnya.

Untuk mendukung kondisi fisik jemaah, Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) beserta jaringan rumah sakit mitra di Arab Saudi dipastikan beroperasi penuh selama 24 jam.

Kasi Kesehatan Daerah Kerja Madinah, Enny Nuryanti, mengonfirmasi kesiagaan layanan tersebut. 

“KKHI dua puluh empat jam tiap hari, ya,” tegas Enny.

Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem yang berisiko memengaruhi daya tahan tubuh jemaah. 

KKHI Madinah diperkuat oleh tim medis yang komplet, mulai dari dokter spesialis dan umum, perawat, apoteker, hingga tenaga penunjang seperti radiografer dan ahli sanitasi.

Selain tenaga medis, fasilitas di KKHI juga sangat memadai dengan adanya armada ambulans, ruang rawat inap, apotek, serta perlengkapan medis canggih seperti USG dan radiologi rontgen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi seluruh jemaah. (ant/dpi)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bocah Tasikmalaya Dipatuk Ular Weling Meninggal Dunia Usai Dirawat 25 Hari
• 8 jam laludetik.com
thumb
Saham Migas ENRG-MEDC Cs Reli saat IHSG Terkoreksi
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
SMK Negeri 1 Bagor Nganjuk, Uji Kompetensi Kuliner di Hotel Bintang Empat Kota Batu
• 8 jam lalurealita.co
thumb
Polda Jambi Bongkar Sindikat Oplosan Elpiji Subsidi
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Terima Audiensi Pokja PWI Luwu, Ketua DPRD Luwu Ingin Bangun Informasi yang Sehat
• 3 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.