Mobil Listrik Kian Diminati di Jakarta, Transaksi SPKLU Melonjak 5 Kali Lipat

bisnis.com
11 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT PLN (Persero) mencatat transaksi pengisian daya kendaraan listrik di Jakarta melonjak signifikan seiring percepatan pembangunan infrastruktur stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya Moch. Andy Adchaminoerdin mengungkapkan lonjakan transaksi SPKLU di wilayah Jakarta menjadi indikator utama pertumbuhan adopsi kendaraan listrik.

“Transaksi SPKLU di Jakarta mencapai 803.235 pada 2025 dan sebanyak 430.593 transaksi pada kuartal I/2026. Angka ini meningkat lebih dari lima kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (22/4/2026).

Menurutnya, peningkatan transaksi tersebut mencerminkan akselerasi penggunaan kendaraan listrik yang kian masif sehingga perlu diimbangi dengan ketersediaan infrastruktur pengisian daya yang memadai dan tersebar luas.

Teranyar, perseroan meresmikan SPKLU Center ke-4 di kawasan Sakura Garden City, Jakarta Timur, yang menjadi salah satu pusat pengisian daya terbesar di ibu kota. Kehadiran fasilitas ini dinilai kian memperkuat ekosistem kendaraan listrik sekaligus menjawab peningkatan kebutuhan pengguna.

SPKLU Center terbaru ini dilengkapi enam unit charger dengan total 10 konektor, terdiri atas ultra fast charging berkapasitas hingga 200 kW serta medium charging 22 kW. Fasilitas tersebut dirancang untuk memangkas waktu pengisian sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan penguatan jaringan SPKLU merupakan bagian dari strategi jangka panjang perseroan dalam mendukung elektrifikasi nasional dan transisi energi.

Dia menyebut, PLN tidak hanya berperan sebagai penyedia listrik, tetapi juga menjadi enabler gaya hidup hijau yang sejalan dengan target pemerintah mencapai net zero emission (NZE) pada 2060 atau lebih cepat.

“Peningkatan infrastruktur ini memberikan kepastian dan kenyamanan bagi pengguna kendaraan listrik yang terus bertambah,” kata Darmawan.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta, Syaripudin menilai pengembangan SPKLU menjadi langkah konkret dalam menekan emisi dan memperbaiki kualitas udara di ibu kota.

“Pemprov DKI Jakarta mendukung penuh pengembangan kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya menurunkan emisi dan meningkatkan kualitas udara. Kehadiran SPKLU Center ini menjadi bukti nyata kolaborasi dalam mempercepat transisi energi bersih di Jakarta,” ujar Syaripudin.

Sejauh ini, PLN bersama mitra telah mengoperasikan 718 unit charger di 405 lokasi di Jakarta dan sekitarnya. Kehadiran SPKLU Center di Sakura Garden City melengkapi fasilitas serupa yang sebelumnya telah beroperasi di Bulungan, Menteng, dan Rest Area Cibubur KM 10,6.

Selain itu, PLN juga mengintegrasikan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile untuk memudahkan pengguna menemukan lokasi SPKLU hingga melakukan transaksi pengisian daya.

Dengan kombinasi ekspansi infrastruktur dan kemudahan transaksi digital, PLN optimistis tren peningkatan transaksi SPKLU di Jakarta akan terus berlanjut, seiring pertumbuhan populasi kendaraan listrik di dalam negeri.

Baca Juga

  • Mudik Lebaran Dorong Transaksi SPKLU Jabar Hingga Empat Kali Lipat
  • Kendaraan Listrik jadi Primadona, Transaksi SPKLU di Bali Tercatat Naik 9 Kali Lipat
  • PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BI: Tekanan rupiah hari ini dipengaruhi naiknya ketidakpastian global
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Persija Terpaut 6 Poin dari Persib di BRI Super League: Fajar Fathur Rahman dan Gustavo Almeida Tetap Pede dan Ingin Lupakan Tekanan
• 1 jam lalubola.com
thumb
Anggota Polsek Cimanggis yang Jadi Saksi Korupsi Eks Bupati Bekasi Ajukan Pensiun Dini
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Waspadai Persik, PSM Siapkan Mentalitas Pemain
• 22 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Lima Terdakwa Kasus Korupsi Minyak Mentah Dituntut 6 hingga 12 Tahun Penjara
• 20 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.