PMJ Analisis Video Ceramah JK yang Bikin Ade Armando-Abu Janda Dipolisikan

detik.com
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Polisi masih menyelidiki kasus laporan terhadap Ade Armando dan Permadi Arya alias Abu Janda terkait dugaan penghasutan dan provokasi buntut potongan ceramah Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK). Polisi akan meneliti video ceramah JK utuh untuk mendalami pelaporan tersebut.

"Barang bukti akan dianalisa dan diuji. Polri memiliki Lab digital forensik yang kredibel dan tersertifikasi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat dihubungi, Kamis (23/4/2026).

Polisi juga akan meminta keterangan pelapor dan sejumlah saksi. Polisi sudah menyiapkan administrasi penyelidikan pelaporan tersebut.

"Menyiapkan mindik (administrasi penyelidikan), meminta keterangan pelapor, keterangan saksi dan barang bukti," ujarnya.

Baca juga: Gibran: Pak JK Idola Saya, Teladan Kita Semua

Sebagai informasi, laporan terhadap Ade Armando dan Abu Janda itu dilayangkan Aliansi Profesi Advokat Maluku (APAM). Laporan teregistrasi dengan nomor LP/B/2767/IV/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 20 April 2026.

Ade dan Abu Janda dilaporkan terkait dugaan pelanggaran Pasal 48 juncto Pasal 32 UU ITE dan/atau Pasal 243 KUHP. Perwakilan APAM sekaligus pelapor Paman Nurlette menegaskan laporan yang dilayangkannya ini tidak mengatasnamakan Jusuf Kalla.

Nurlette mengatakan potongan ceramah JK yang diunggah Ade di kanal YouTube Cokro TV dan Permadi di akun Facebooknya menimbulkan kegaduhan di ruang publik. Dia menyebutkan hal itu bisa memicu munculnya pandangan negatif dan permusuhan.

"Saya hakulyakin bahwa kalau video itu diposting dalam keadaan yang utuh, tidak dipotong-potong seperti yang kita lihat sekarang, maka masyarakat tidak akan terkontaminasi, masyarakat tidak akan ikut terprovokasi dengan video semacam itu," kata Nurlette.

Respons Ade Armando-Abu Janda

Ade Armando dan Permadi Arya alias Abu Janda angkat bicara setelah dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penghasutan dan provokasi buntut potongan ceramah Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK). Apa respons mereka?

Baca juga: JK Enggan Menduga Siapa Sebar Potongan Video Ceramah: Lagi Diteliti

"Saya tidak paham dengan substansi laporan mereka. Kok saya dituduh memotong ceramah Pak JK sehingga menimbulkan kehebohan? Saya tidak memotong atau mengedit dan kemudian menyebarkannya. Yang saya lakukan hanyalah mengomentari potongan ceramah JK yang menyebar di dunia online," kata Ade Armando saat dihubungi, Selasa (21/4).

Ade Armando mengaku siap menghadapi laporan dan mengikuti proses hukum yang berjalan. "Siaplah (mengikuti proses hukum)," imbuhnya

Sementara itu, Abu Janda merespons singkat laporan tersebut. Menurut dia, laporan tersebut adalah 'dendam politik'.

"Jelas itu laporan atas dasar kebencian dan dendam politik," ujarnya.




(wnv/idn)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polemik Kritik Saiful Mujani hingga Ubedillah, Budiman Sudjatmiko: Tak Selayaknya Dilaporkan!
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Incinerator 900°C Musnahkan Barang Bukti 28 Perkara, Kota Batu Perkuat Perang Melawan Narkoba
• 28 menit lalurealita.co
thumb
Pesan Bermakna Eks Menlu RI Retno Marsudi di Momen Kartini: Jangan Nikmati Power
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Kejagung Temukan Perusahaan Bayangan Zarof Ricar, Diduga untuk Samarkan Uang Hasil Tindak Pidana
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Laznas BMH Salurkan Rp314 Miliar Zakat untuk 1,5 Juta Penerima
• 10 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.