Bisnis.com, JAKARTA — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan atau BPJS Kesehatan telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp3,1 triliun untuk kasus penyakit Tuberkulosis (TBC) sepanjang 2025.
Berdasarkan informasi yang diunggah di akun Instagram resmi BPJS Kesehatan, sampai saat ini kasus TBC memang menjadi perhatian serius, baik dari sisi pencegahan maupun penanganan.
“Nilai pembiayaan sebesar itu menunjukkan bahwa penanganan TBC memerlukan dukungan pendanaan yang tidak kecil. Oleh karena itu, penguatan sustainabilitas JKN menjadi penting agar akses layanan tetap terjaga bagi seluruh peserta,” tertulis dalam unggahan tersebut.
Selain itu, BPJS Kesehatan tercatat telah menangani sebanyak 2.566.085 kasus tuberkulosis (TBC) sepanjang 2025. Tingginya jumlah kasus tersebut mendorong BPJS Kesehatan untuk terus berkomitmen menjaga kesinambungan layanan bagi para penyintas TBC.
Kesehatan menyatakan bahwa pasien TBC tidak perlu khawatir mengenai biaya pengobatan, karena seluruh biaya perawatan dijamin oleh program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), selama mengikuti prosedur yang berlaku dan sesuai dengan indikasi medis.
Kesehatan juga mengimbau masyarakat agar tidak menunda pemeriksaan kesehatan dan tidak menghentikan pengobatan di tengah jalan. Selain itu, masyarakat diingatkan untuk selalu memastikan status kepesertaan JKN tetap aktif agar dapat digunakan saat membutuhkan layanan kesehatan.
Baca Juga
- Ini Rincian Iuran BPJS Kesehatan Terbaru 2026
- BPJS Ketenagakerjaan Gandeng PHDI Perluas Perlindungan Pekerja
- Penguatan BPJS Kesehatan, FKBI Dorong Sinergi Antar Lembaga
Untuk mengecek apakah status kepesertaan aktif atau tidak, BPJS Kesehatan menyediakan sejumlah kanal resmi bagi peserta. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan:
Cara Cek Status Kepesertaan BPJS Kesehatan- Aplikasi Mobile JKN
- Unduh aplikasi Mobile JKN melalui Google Play Store atau App Store
- Buka aplikasi, lalu pilih menu
- Daftar Masukkan NIK, nama lengkap, dan tanggal lahir
- Lakukan verifikasi data dan buat akun
- Setelah berhasil login, pilih menu Info Peserta
- Status kepesertaan BPJS Kesehatan akan ditampilkan secara lengkap
- WhatsApp PANDAWA
- Kirim pesan ke WhatsApp PANDAWA di nomor 0811-8-165-165
- Pilih menu Informasi
- Pilih opsi Cek Status Kepesertaan
- Masukkan NIK atau Nomor Kartu BPJS (Noka)
- Masukkan tanggal lahir dengan format YYYY-MM-DD
- Sistem akan menampilkan nama peserta, jenis kepesertaan, dan status aktif atau nonaktif
- BPJS Kesehatan Care Center 165
- Hubungi Care Center BPJS Kesehatan 165 untuk operator seluler dan 021-165 untuk telepon rumah
- Pilih layanan cek status kepesertaan
- Masukkan NIK atau Noka
- Masukkan tanggal lahir
- Informasi status kepesertaan akan disampaikan langsung oleh sistem. (Putri Astrian Surahman)




