Bisnis.com, JAKARTA - Chelsea resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Liam Rosenior jelang berakhirnya musim 2025-2026. Rosenior menjadi pelatih yang paling cepat dipecat oleh Chelsea.
Kekalahan telak 0-3 dari Brighton & Hove Albion pada Rabu (22/4/2026) membawa dampak untuk manajer Chelsea, Liam Rosenior.
Manajemen Chelsea memutuskan untuk mendepak Liam Rosenior setelah rentetan hasil buruk yang dialami di berbagai kompetisi.
"Chelsea FC mengakhiri kerja sama dengan pelatih utama Liam Rosenior," bunyi pernyataan resmi Chelsea.
The Blues memecat Rosenior akibat hasil buruk dalam 2 bulan terakhir. Chelsea menelan 5 kekalahan beruntun di Liga Inggris dan hanya 1 kali menang dalam total 8 laga lintas kompetisi.
Ironisnya, satu-satunya kemenangan Chelsea pada periode itu adalah melawan klub kasta bawah, Port Vale, di ajang Piala FA.
Baca Juga
- Klasemen Liga Inggris: Manchester City Lengserkan Arsenal, Burnley Degradasi
- Prediksi Skor Burnley vs Manchester City: Head to Head, Susunan Pemain
- Kisah Pilu Leicester City, Degradasi ke Kasta 3 setelah 10 Tahun Juara Premier League
Sementara di Liga Champions, Chelsea tersingkir di babak perempat final setelah kalah dari juara bertahan Paris Saint-Germain (PSG).
Chelsea juga merosot ke posisi 8 klasemen sementara Liga Inggris dan terancam gagal tampil di kompetisi Eropa musim depan.
Satu-satunya peluang Chelsea untuk menjadi juara ada di ajang Piala FA. Enzo Fernandez dan kawan-kawan akan menghadapi Leeds United di babak semifinal.
Sebagai pengganti Rosenior, manajemen Chelsea tak buru-buru mencari pelatih definitif baru. Untuk sementara tim utama Chelsea akan diasuh Calum McFarlane sebagai pelatih interim.
Calum McFarlane adalah pelatih tim U-21 dan U-19 Chelsea. Dia juga masuk sebagai asisten pelatih tim utama pada era Enzo Maresca.





