FAJAR, MAKASSAR—Jajaran laptop gaming terbaru berbasis kecerdasan buatan (AI) di Indonesia makin populer,
Sebut saja ASUS melalui lini Republic of Gamers (ROG), memperkuat dominasi di pasar perangkat gaming sekaligus menjawab kebutuhan produktivitas digital yang semakin kompleks.
Tiga produk unggulan yang diperkenalkan yakni ROG Zephyrus G14, ROG Strix G16, dan ASUS TUF Gaming A14. Seluruhnya ditenagai prosesor terbaru berbasis AI dari AMD, yang dirancang untuk mendukung gaming, content creation, hingga pekerjaan berat dalam satu perangkat.
Country Manager ASUS Indonesia, Lenny Lin, mengatakan inovasi ini menandai perubahan fokus industri dari sekadar spesifikasi menuju integrasi teknologi AI yang lebih relevan dengan kebutuhan pengguna modern.
Menurutnya, perangkat kini tidak hanya ditujukan untuk bermain game, tetapi juga mendukung produktivitas dan kreativitas.
“Salah satu fitur unggulan yang diperkenalkan adalah OMNI Virtual Assistant, sistem AI lokal berbasis NPU yang memungkinkan pengguna menjalankan berbagai tugas tanpa ketergantungan penuh pada cloud,” tuturnya.
Teknologi ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi kerja secara signifikan. Dari sisi produk, ROG Zephyrus G14 menyasar pengguna yang membutuhkan performa tinggi dalam desain ringkas. Sementara ROG Strix G16 ditujukan untuk gamer kompetitif dengan spesifikasi ekstrem.
“Adapun TUF Gaming A14 menawarkan ketangguhan dengan efisiensi daya tinggi, cocok untuk mobilitas dan penggunaan di berbagai kondisi,” tuturnya.
Perwakilan AMD Indonesia, Armawati Cen, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah penting dalam menghadirkan komputasi AI berperforma tinggi di segmen laptop gaming premium.
Teknologi berbasis arsitektur terbaru dinilai mampu memberikan pengalaman visual lebih imersif dengan efisiensi daya optimal.
“Dari sisi harga, ketiga produk tersebut dipasarkan mulai kisaran Rp29 jutaan hingga Rp40 jutaan, menyasar segmen menengah atas hingga premium,” tuturnya.
Hal ini menunjukkan tren peningkatan nilai pasar laptop gaming yang kini semakin terintegrasi dengan kebutuhan profesional. Industri perangkat komputasi, di mana integrasi AI menjadi faktor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital.
“ASUS optimistis inovasi ini akan memperkuat posisinya sebagai pemimpin pasar laptop gaming di Indonesia,” tuturnya.(wis)





