JAKARTA, KOMPAS.TV - Sebanyak 2,8 juta warga yang masuk kelompok kesejahteraan terbawah atau desil 1 tercatat belum menerima bantuan sosial atau bansos.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebut kondisi itu sebagai exclusion error dalam sistem penyaluran bansos yang tengah dibenahi pemerintah.
Kementerian Sosial (Kemensos) saat ini melakukan penataan ulang data penerima, mengalihkan bantuan dari penerima yang dinilai tidak tepat sasaran ke kelompok yang lebih membutuhkan.
"Kami mengalihkan dari yang tidak tepat kepada yang lebih berhak, terutama di desil terbawah," ujar Gus Ipul melansir dari rilis Kemensos, Rabu (22/4/2026).
Kemensos saat ini mencatat ada 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan 18,25 juta KPM penerima bantuan Sembako.
Namun, di sisi lain sebagian penerima yang terdaftar dinilai kurang tepat sasaran, sementara jutaan warga di kelompok terbawah belum terjangkau.
Baca Juga: Desil 3 Artinya Apa? Ini Penjelasan Lengkap dan Cara Cek Bansos lewat Aplikasi
Cara Cek Bansos dan Kategori Desil Lewat NIKCara mengecek kategori desil dan status penerimaan bansos bisa dilakukan mandiri melalui situs cekbansos.kemensos.go.id. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka situs cekbansos.kemensos.go.id di browser HP atau komputer
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) 16 digit sesuai KTP
- Ketik kode verifikasi yang muncul di layar, klik refresh jika tidak terbaca
- Tekan tombol "Cari Data"
- Informasi nama, kategori desil, dan status penerimaan bansos akan tampil
Pengecekan juga bisa dilakukan lewat aplikasi cek bansos dengan mengisi NIK atau nama sesuai KTP, memilih wilayah domisili, lalu klik cek.
Aplikasi ini juga menyediakan fitur usul dan sanggah bagi warga yang merasa data tidak sesuai.
Kategori Desil Penerima Bansos, Mana yang Berhak?Penulis : Danang Suryo Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- bansos 2026
- desil
- exclusion error
- Gus Ipul
- Saifullah Yusuf
- Kemensos





