Lima anggota Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) gugur sejak meningkatnya ketegangan Israel-Lebanon/Hizbullah yang ditandai serangan udara dan darat militer Israel (IDF) pada 2 Maret 2026.
Kelima prajurit penjaga perdamaian itu berasal dari Indonesia dan Prancis.
Korban kelima diumumkan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron, yaitu Kopral Kepala Anicet Girardin, yang gugur pada 22 April 2026.
UNIFIL adalah pasukan perdamaian lintas negara yang dibentuk oleh Dewan Keamanan PBB pada tahun 1978. Mandat awal adalah mengawasi penarikan pasukan Israel yang menginvasi Lebanon dan memulihkan perdamaian internasional.
UNIFIL terdiri dari sekitar 10.000 personel militer yang berasal dari puluhan negara kontributor. Indonesia tercatat sebagai penyumbang pasukan terbesar, diikuti oleh negara-negara seperti Prancis, Italia, Spanyol, India, Nepal, dan Ghana.
Berikut nama-nama prajurit Indonesia dan Prancis yang gugur dalam menjalankan mandat PBB pada Maret-April 2026:
1. Praka Farizal RhomadhonGugur pada 29 Maret 2026 akibat serangan artileri yang menghantam posisi UNP 7-1 di wilayah Adchit al-Qusyar. Ia merupakan prajurit asal Batalyon Infanteri 113/Jaya Sakti, Aceh.
2. Mayor Inf Zulmi Aditya IskandarGugur dalam insiden ledakan yang menghantam kendaraan konvoi UNIFIL PBB di dekat Bani Hayyan pada 30 Maret 2026.
3. Serka Muhammad Nur IchwanGugur bersama Mayor Zulmi dalam insiden ledakan kendaraan konvoi yang sama pada 30 Maret.
4. Serka Florian MontorioPrajurit zeni dari Prancis ini gugur pada 18 April 2026 saat membersihkan jalan dari ranjau di Lebanon selatan. Patrolinya diserang oleh kelompok aktor non-negara dengan senjata ringan.
Dalam insiden ini, 3 prajurit Prancis lainnya — termasuk Kopral Anicet Girardin — luka berat.
5. Kopral Kepala Anicet GirardinPrajurit Prancis spesialis dog handler dan penjinak bom ini gugur pada 22 April setelah mendapat perawatan intensif akibat luka berat yang dideritanya akibat serangan 18 April bersama Montorio.
Selain prajurit yang gugur, masih ada prajurit Prancis dan Indonesia yang dirawat akibat luka-luka yang mereka derita.





