Bisnis.com, Batam — PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyiapkan sekitar 6.000 kiloliter (KL) avtur untuk mendukung kelancaran operasional penerbangan Ibadah Haji 2026 melalui embarkasi Batam di Bandara Internasional Hang Nadim.
Manager Aviation Fuel Terminal (AFT) Hang Nadim Batam, Sigit Gentur Sutopo, mengatakan kesiapan stok bahan bakar penerbangan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan prima selama musim haji.
“Alhamdulillah, hari ini kami mulai melayani pengisian avtur untuk penerbangan perdana jemaah calon haji [JCH] embarkasi Batam,” kata Sigit, Rabu (23/4/2026).
Ia menjelaskan pihaknya membagi layanan pengisian avtur ke dalam dua fase selama musim haji tahun ini, masing-masing sebanyak 3.000 KL dan total yang disiapkan mencapai sekitar 6.000 KL.
“Total avtur yang kami siapkan kurang lebih 6.000 kiloliter. Per fase itu ada 3.000 kiloliter,” ujarnya.
Sigit menjelaskan fase pertama pelayanan berlangsung mulai 22 April hingga 21 Mei 2026, sedangkan fase kedua dijadwalkan pada 1 Juli 2026.
Baca Juga
- Potensi Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, Khofifah Harap Rangkaian Ibadah Jemaah Haji RI Lancar
- 2 Jemaah Calon Haji Kloter 01 Embarkasi Padang Batal Berangkat, Ini Penyebabnya
- Kloter Pertama Jemaah Haji NTB Berangkat ke Tanah Suci
Untuk mendukung kelancaran operasional, Pertamina menyiapkan empat armada pengisian avtur serta tenaga profesional bersertifikasi yang bekerja dalam tiga sif selama 24 jam penuh.
“Selama proses pengisian kami menyiapkan empat armada dan tenaga profesional yang telah memiliki sertifikasi dijadwalkan tiga sif dan bekerja selama 24 jam,” katanya.
Sigit menyebutkan penerbangan haji tahun ini terdiri atas 25 kelompok terbang (kloter) pada fase pertama dan 25 kloter pada fase kedua. Seluruh penerbangan utama dilayani oleh maskapai asal Arab Saudi.
“Pesawat yang kami layani adalah Saudia selama musim haji ini,” ujarnya.
Selain penerbangan utama, Pertamina juga melayani penerbangan feeder dari sejumlah daerah, yakni Pontianak, Jambi, dan Pekanbaru.
Menurut dia, jemaah dari daerah tersebut akan transit di Batam sebelum diberangkatkan langsung menuju Makkah.
“Jadi, nanti feeder ini landing di Batam, kemudian dikumpulkan menjadi satu penerbangan langsung ke Makkah,” katanya.
Dalam musim Ibadah Haji 2026, Pertamina mengusung tema “Excellent Haji Flight Comes From The Best Fuel and Service” sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran perjalanan ibadah para jemaah.
Sigit berharap kesiapan pasokan avtur dan layanan optimal dari seluruh tim dapat menjadi bagian penting dalam menyukseskan perjalanan haji JCH embarkasi Batam.
“Semoga perjalanan JCH berjalan lancar, dapat menjalankan ibadah dengan baik, kembali ke tanah air dengan selamat, dan menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.
Komisaris Utama PT Pertamina Patra Niaga, Sabar Yudo Suroso, juga melakukan kunjungan kerja melalui Management Walkthrough (MWT) ke Aviation Fuel Terminal Hang Nadim dan Integrated Terminal Tanjung Uban guna memastikan keandalan distribusi energi, termasuk avtur, di wilayah strategis barat Indonesia.
Dalam kunjungan tersebut, manajemen menegaskan komitmen menjaga keandalan pasokan energi untuk mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi, termasuk layanan penerbangan haji.





