Tiga gereja di kaki Gunung Merbabu, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, disatroni maling. Polisi kini memburu para pelakunya.
Kapolsek Getasan, AKP Agus Pardiyono Marinus, mengatakan, pencurian itu terjadi sepanjang Februari hingga April 2026 di sejumlah gereja yang ada di wilayah tersebut.
"Kejadian pertama di Februari diketahui Sabtu (7/2) sekitar pukul 06.00 WIB, TKP-nya Gereja Kristen Jawa Tengah Utara (GKTJU), Dusun Banaran, Desa Tajuk," ujar Agus saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (23/4).
Kemudian pencurian kembali terjadi di Gereja Metodhis Indonesia (GMI), Dusun Krangkeng, Desa Batur, pada Rabu (8/4). Kemudian di Gereja Bethel Indonesia (GBI), Dusun Wates, Desa Sumogawe, pada Selasa (14/4).
"Gereja terkunci, pada umumnya [pencuri] mencungkil, ada yang pintu, jendela. Alat musik (yang hilang) gitar, amplifier, keyboard, salon (speaker), dan sebagainya," jelas Agus.
Peristiwa ini masih dalam penyelidikan Polsek Getasan. Polisi berupaya mengidentifikasi pelaku berbekal rekaman CCTV yang ada di sekitar gereja.
"Gereja sudah membikin laporan ke polsek, kita sudah menindaklanjuti laporan. Unit Reskrim Lolsek sudah laksanakan lidik [penyelidikan] di-backup Resmob Polres," kata Agus.
Diduga TerkaitTerpisah, Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Bodia Teja Lelana, menduga ada kemungkinan rangkaian pencurian di gereja-gereja ini memiliki keterkaitan.
"Kasus ini sedang dalam penanganan kami. Tidak menutup kemungkinan adanya pola atau keterkaitan antarperistiwa, sehingga ini menjadi fokus dalam proses penyelidikan. Kami mohon waktu untuk mengungkap secara tuntas," kata Bodia.





