Kota Bandung: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang di Jawa Barat dalam sepekan ke depan, mulai 23 April hingga 29 April 2026. Kepala BMKG Stasiun Bandung Teguh Rahayu mengatakan kondisi tersebut dipengaruhi beberapa fenomena dinamika atmosfer, di antaranya pada gelombang tipe equatorial Kelvin memberikan pembentukan terhadap awan hujan.
“Diperkirakan pada satu pekan ke depan umumnya cuaca berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada skala lokal dan kondisi singkat,” kata dia di Bandung, Kamis, 23 April 2026, melansir Antara.
Ilustrasi hujan lebat. ANTARA FOTO
Dia meminta masyarakat, khususnya di Jabar, untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan. Teguh menjelaskan kondisi labilitas atmosfer yang berada pada kategori labil ringan hingga kuat juga turut mengindikasikan adanya peluang pertumbuhan awan konvektif pemicu cuaca ekstrem.
Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat pada sejumlah wilayah Jabar. Dengan adanya dinamika tersebut, BMKG memprakirakan hujan lebat disertai petir hingga 29 April 2026.
“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan memperbarui informasi cuaca resmi dari BMKG. Pahami potensi bencana di lingkungan sekitar dan segera lakukan langkah pengurangan risiko,” pesan dia.
Baca Juga :
Petani di Agam Tersambar Petir, 1 Tewas, 2 Luka Serius“Masyarakat diharapkan mengenali potensi bencana di lingkungannya dan mulai memahami cara mengurangi risiko bencana tersebut, misalnya dengan tidak membuang sampah sembarangan, bergotong royong menjaga kebersihan dan menata lingkungan sekitarnya,” katanya.




