Prodia (PRDA) Rombak Jajaran Manajemen, Liana Kuswandi Dipercaya Jadi Dirut

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) mengangkat Liana Kuswandi sebagai Direktur Utama yang baru menggantikan Dewi Muliaty.

PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) mengangkat Liana Kuswandi sebagai Direktur Utama yang baru menggantikan Dewi Muliaty. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) mengubah susunan Direksi dan Dewan Komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi perseroan mengakselerasi pertumbuhan kinerja bisnis dan meningkatkan efisiensi organisasi di masa mendatang.

Perubahan tersebut juga terjadi di pucuk pimpinan. Liana Kuswandi yang sebelumnya menjadi Direktur Keuangan Prodia naik menjadi Direktur Utama. Sementara Dewi Muliaty bergeser dari eksekutif ke pengawas dengan menjabat sebagai Komisaris.

Baca Juga:
Prodia (PRDA) Ungkap Strategi Dorong Pertumbuhan pada 2026

Adapun Direktur Keuangan dengan nomenklatur baru diisi oleh Marina Eka Amalia. Dia sebelumnya menjabat sebagai AVP Legal & Investor Relation Prodia.

Selain itu, akademisi Lukas Setia Atmaja juga kembali ke perusahaan laboratorium tersebut untuk menjadi Komisaris Independen. Lukas pernah duduk dalam Dewan Komisaris pada 2017. Saat ini, dia menggantikan Joseph Fellipus Peter Luhukay.

Baca Juga:
Prodia (PRDA) Luncurkan Layanan Klinik Stemcell Pasca Akuisisi 30 Persen Saham ProSTEM

Direktur Utama Prodia, Liana Kuswandi berharap, penyesuaian dalam jajaran pengurus dapat membawa semangat baru agar Prodia lebih responsif terhadap dinamika industri kesehatan yang terus berkembang.

“Keputusan yang dihasilkan dari RUPST ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat struktur organisasi agar semakin efisien, terintegrasi, dan selaras dengan arah bisnis perseroan ke depan,” ujar Liana dalam Public Expose, Kamis (23/4/2026).

Sepanjang tahun 2025, Prodia menunjukkan daya tahan dan kemampuan adaptasi di tengah dinamika ekonomi dengan meluncurkan 38 tes baru dan menghadirkan Next Generation Laboratory melalui Prodia Clinical Multiomics Centre (PCMC) by Spectrometry, memperluas jaringan menjadi 402 outlet di 34 provinsi, serta memperkuat kemitraan hingga ke Taiwan, Malaysia, dan Timor Leste.

Berikut susunan pengurus Prodia hasil RUPST 23 April 2026:

DEWAN KOMISARIS
• Komisaris Utama: Andi Widjaja
• Komisaris: Gunawan Prawiro Soeharto
• Komisaris: Endang Wahjuningtyas Hoyaranda
• Komisaris: Dewi Muliaty
• Komisaris Independen: Keri Lestari
• Komisaris Independen: Lukas Setia Atmaja

DIREKSI
• Direktur Utama: Liana Kuswandi
• Direktur Keuangan & Keberlanjutan: Marina Eka Amalia
• Direktur Komersial & Kemitraan: Indriyanti Rafi Sukmawati
• Direktur Solusi Terintegrasi & Diagnostik: Andri Hidayat
• Direktur Pengembangan SDM & Organisasi: Ida Zuraida

>

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Salatiga Pimpin Indeks Kota Toleran 2025, Tegal & Ambon Catatkan Progres Signifikan
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
Pupuk Indonesia Perkuat Transparansi dan Edukasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Makassar
• 5 jam laluterkini.id
thumb
Kylie Jenner Digugat Mantan ART, Dituding Lakukan Pelecehan dan Pelanggaran Ketenagakerjaan
• 6 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Ditjen Pajak pastikan belum kenakan PPN untuk jasa layanan jalan tol
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Mensos Instruksikan Tagana Perkuat Respons Cepat dan Tepat Sasaran
• 7 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.