Viral di media sosial lapangan padel di Limo, Depok dipasangi garis Satpol PP (Satpol PP line) dan dicopot orang tidak dikenal (OTK). Kasatpol PP Kota Depok Dede Hidayat angkat bicara.
"Bukan disegel ya, kita pasangi satpol pp line karena memang belum berizin," kata Dede ketika dimintai tanggapan perihal viral satpol pp line dirusak OTK, Kamis (23/4/2026).
Dalam foto yang beredar, tampak sejumlah petugas Satpol PP berada di sebuah proyek pembangunan. Di lokasi tampak lubang galian yang biasa dibangun untuk pondasi bangunan. Di sekitarnya, tampak garis satpol pp berwarna kuning terpasang di area proyek pembangunan.
Dede tidak menjelaskan perihal garis satpol pp atau satpol pp line sempat dirusak OTK. Dede menyebutkan, lokasi pembangunan lapangan padel didatangi dan disetop pembangunannya karena tidak memiliki izin.
"Kan memang nggak ada apa-apa. Jadi mereka alibinya sudah ngurus izin, nah kita tanya, kemarin. Mana buktinya sudah urus izin? Ternyata nggak ada sama sekali, baru IPR saja, sudah dikonfirmasi, (pihak pemilik) sudah dipanggil sama kita. Makanya saya bilang tolong izinnya diurus dulu, jangan dibangun," kata Dede dihubungi detikcom.
Dede menyebutkan, pembangunan bisa dilanjutkan jika izin telah terpenuhi. Sebaliknya, jika pihak pemilik tidak mengurus proses perizinan maka proyek pembangunan lapangan padel bakal disegel.
"Ngga ada apa-apa, jadi mereka itu kan saya ingatkan, kan mereka itu belum ada izinnya, kita pasang satpol pp line. Nanti kalau mereka ngga ngurus izin, disegel. Tetapi dia (pemilik) ada itikad baik, katanya sedang urus izinnya dan mau menghentikan kegiatannya (pembangunan)," kata Dede.
(sol/isa)




