Komisaris Pertamina Tinjau Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Aman

kompas.tv
8 jam lalu
Cover Berita
Komisaris PT Pertamina (Persero) Nanik S. Deyang (kiri) dan Hasan Nasbi (kanan) meninjau stok LPG non-subsidi di agen PT Wilis Trijaya Mandiri untuk memastikan ketersediaan pasokan tetap aman bagi masyarakat. (Sumber: Dok. Pertamina)

KOMPAS.TV - Komisaris PT Pertamina (Persero) Nanik S. Deyang dan Hasan Nasbi melakukan kunjungan kerja ke Papua Barat Daya untuk memastikan ketersediaan dan distribusi energi, khususnya BBM dan LPG di wilayah Kota Sorong berjalan dengan baik. Peninjauan dilakukan di SPBU COCO 81 984 01 serta agen LPG non-subsidi PT Wilis Trijaya Mandiri pada Selasa, 21 April 2026. 

Hasan Nasbi menyampaikan, secara umum pelayanan di SPBU COCO 81 984 01 Jalan Ahmad Yani, Kota Sorong berjalan baik, meskipun masih terdapat sejumlah catatan perbaikan.

“Secara umum sudah berjalan dengan baik, tidak ada antrean dan penyaluran BBM subsidi juga tepat sasaran. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperbaiki oleh Patra Niaga, seperti pembatas toilet, perbaikan tangki pendam, serta beberapa SOP lainnya,” ujarnya.

Baca Juga: Pertamina Perkuat Ekonomi Keluarga, Salurkan 118 Ribu Paket Sembako untuk Masyarakat

Selanjutnya, rombongan mengunjungi agen LPG non-subsidi PT Wilis Trijaya Mandiri. Dari hasil pemantauan, pasokan LPG di agen tersebut dinilai aman tanpa adanya kelangkaan. Ia memastikan, secara keseluruhan ketersediaan BBM dan LPG di Papua Barat Daya tetap terjaga.

“Di agen ini tidak ada kelangkaan, suplai tersedia bahkan hingga 15 hari ke depan, dan sebelum habis sudah ada pasokan baru yang datang. Insyaallah pasokan energi di wilayah ini bisa terus terpenuhi dan terjaga oleh Pertamina Patra Niaga,” tambah Hasan.

Komisaris PT Pertamina (Persero) Hasan Nasbi (kiri) dan Nanik S. Deyang (kanan) melakukan pengecekan kualitas BBM di SPBU COCO 81 984 01, Sorong, Papua Barat Daya, guna memastikan penyaluran berjalan sesuai standar. (Sumber: Dok. Pertamina)

Sementara itu, Nanik S. Deyang menyoroti kondisi masyarakat yang dinilai tetap tenang dan kondusif di tengah kenaikan harga BBM dan LPG. Meski begitu, stabilitas harga BBM di Papua memberikan dampak positif terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. Ia juga mengapresiasi upaya pemerintah dan Pertamina dalam menjaga harga agar tetap stabil.

“Masyarakat sangat tenang, tidak ada gejolak. Program BBM satu harga ini luar biasa, apalagi di wilayah timur seperti Papua. BBM Satu Harga saja ini sudah kerja keras, pada saat kenaikan BBM di negara lain, Indonesia masih bertahan. Pertamina benar-benar menjalankan fungsi sebagai agent of development, saya senang Pertamina memberikan ketenangan dan rasa aman bagi masyarakat,” kata Nanik.

Ia juga mengungkapkan, tingkat ketahanan stok BBM di Sorong bahkan lebih tinggi dibandingkan wilayah Jawa. Dengan kondisi pasokan yang aman serta distribusi yang terkendali, Pertamina optimistis kebutuhan energi masyarakat di Papua Barat Daya dapat terus terpenuhi dengan baik.

“Di Jawa stok sekitar 10 hari, sementara di Sorong bisa mencapai 20 hari. Ini memberikan rasa aman bagi masyarakat, semoga bukan hanya di Sorong saja. Tapi di seluruh wilayah Papua juga aman stoknya,” harapnya.

Penulis : Natalia-Frederica

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Advertorial
  • BBM
  • LPG
  • Papua
  • SPBU
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BNI Rehabilitasi 50 Ha Mangrove di Banyuwangi, Bangun Ekonomi untuk 5.000 Warga
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Seleksi Baznas Makassar 2026–2031 Tekankan Transparansi dan Inovasi
• 8 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Harga Pangan Kamis 23 April: Cabai Merah Besar, Beras, hingga Daging Sapi Kompak Naik
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Khalid Basalamah Usai Diperiksa KPK: Saya Tak Pernah Interaksi dengan Tersangka Kuota Haji, Termasuk Eks Menag Yaqut
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
Geisha Rilis Single Geram, Angkat Cerita Cinta yang Dikhianati
• 3 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.