Bikin Dedi Mulyadi Kagum, Guru SMAN 1 Purwakarta yang Diolok-olok Siswanya Diam-diam Punya Yayasan Anak Yatim

grid.id
2 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyoroti tindakan olok mengolok siswa SMAN 1 Purwakarta terhadap gurunya. Sosok sang guru, Bu Atun, ternyata malah bikin Dedi Mulyadi kagum.

Belum lama ini viral sekelompok siswa terekam mengejek dan melakukan gestur tidak terpuji di belakang Bu Atun. Hal tersebut terjadi sesaat usai kegiatan belajar di kelas selesai.

Dedi Mulyadi pun merasa prihatin. Ia menilai perilaku siswa tersebut sudah melampaui batas dan menunjukkan hilangnya etika terhadap guru.

Sementara itu, Bu Atun justru memaafkan kelakuan murid-muridnya. Tak hanya itu saja, sosok Bu Atun bikin Dedi Mulyadi kagum. Kenapa?

Diberitakan Grid.ID sebelumnya, beberapa waktu lalu, publik sempat dihebohkan dengan video viral yang di dalamnya memuat aksi siswa-siswi ejek guru di SMAN 1 Purwakarta sembari mengacungkan jari tengah. Alhasil Dedi Mulyadi minta hukuman untuk pelaku dibuat lebih berat.

Menurut penuturan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, kejadian memalukan itu terjadi pada Kamis (16/4/2026). Dimana peristiwa bermula seusai siswa mengikuti kegiatan terkait pengolahan aneka makanan.

“Setelah kegiatan itu selesai, kemudian terjadi aksi yang tidak terpuji dari anak-anak tersebut,” ujar Purwanto.

Terungkap pula, aksi tak terpuji itu dilakukan oleh sembilan siswa dari kelas XI IPS terhadap seorang guru bernama Atum yang juga baru mengajar di sekolah tersebut. Bahkan video yang terekam itu sampai menyebar ke media sosial, termasuk ke Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Dilansir dari Tribunnewsbogor.com, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akhirnya bertemu dan berbincang dengan Bu Atun, guru SMAN 1 Purwakarta yang viral karena diledek sembilan siswanya. Beberapa menit mengobrol dengan bu Atun, Dedi Mulyadi mengurai kekagumannya pada guru PKN tersebut.

Gubernur yang karib disapa KDM itu menyebut bahwa Bu Atun adalah guru baik yang berbakat membimbing murid-muridnya. Karenanya, KDM pun tak ragu memberikan uang tabungan puluhan juga untuk bu Atun.

Namun Bu Atun mengaku ogah menikmati uang pemberian dari KDM. Di sisi lain, Bu Atun mengaku memaafkan murid-murid yang mengolok-oloknya. Ia bahkan berharap supaya anak didiknya tersebut menjadi anak yang berakhlak dan memahami kesalahannya.

  

"Ibu kenapa memaafkan? Dihukum aja harusnya mah," tanya KDM.

"Jangan atuh pak ya Allah. Itu kasihan generasi masih panjang, waktunya dia untuk ngeubah berubah baik, yang salah enggak selamanya salah, yang nakal enggak selamanya nakal, apalagi didukung maaf dan doa saya, insya Allah mudah-mudahan doa saya dikabul oleh Allah," ungkap Bu Atun.

"Saya sangat memaafkan, supaya mereka menjadi anak-anak yang berakhlak, memahami kesalahan," sambungnya.

Melihat kebaikan hati bu Atun, KDM pun memberikan uang tabungan puluhan juta.

"Ibu punya tabungan enggak di BJB?" tanya KDM.

"Punya," jawab Bu Atun.

"Saya nambahin tabungan ibu Rp25 juta hari ini," pungkas KDM.

"Masya Allah, terima kasih banyak pak," ucap Bu Atun.

Namun diungkap Bu Atun, uang pemberian KDM itu tidak akan ia nikmati. Bu Atun bakal memberikan uang dari KDM tersebut untuk anak yatim.

Ternyata selama ini Bu Atun punya yayasan yatim piatu. Untuk diketahui, Bu Atun belum menikah dan tidak memiliki anak. Hal itulah yang lantas bikin Dedi Mulyadi kagum kepada Bu Atun.

"Tapi saya niatkan niat baik bapak menjadi ganda. Rp25 juta akan saya sumbangkan kepada yayasan yatim yang saya bina. Karena saya punya yayasan yatim di depan saya," ujar Bu Atun.

  

"Oke kalau gitu serahin tunai aja," pungkas Dedi.

Lebih lanjut, Bu Atun pun meminta doa kepada Dedi. Yakni Bu Atun ingin dapat ridho dari Allah SWT.

"Boleh langsung ke yayasannya aja," ucap Bu Atun.

"Enggak, sama ibu aja. Ini saya kasih ke ibu, sama ibu dikasih ke yayasan yatim," ujar Dedi.

"Tapi keutamaannya bapak adalah mendapatkan dua kali kebaikan, bapak niat baik kepada saya, saya sumbangkan," imbuh Bu Atun.

"Saya titipkan Rp25 juta, karena ternyata saya bertemu orang baik," timpal Dedi.

"Doakan saya pak, mudah-mudahan dapat ridho Allah dan menjadi hamba yang mulia. Karena itu yang saya banggakan dalam hidup saya," pungkas Bu Atun.

Sosok Bu Atun, guru SMAN 1 Purwakarta yang viral diolok-olok siswanya menunjukkan kebesaran hati. Ia tetap memaafkan murid-muridnya.

Di sisi lain, sosoknya ternyata bikin Dedi Mulyadi kagum. Pasalnya, ia memiliki yayasan anak yatim. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Uji Materil UU Polri, MK Minta Keterangan DPR dan Presiden Hari Ini
• 6 jam lalujpnn.com
thumb
Melihat Kampung Internet Komdigi di Lombok
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Kejagung Geledah Perusahaan Cangkang Diduga Milik Zarof Ricar
• 21 jam laluokezone.com
thumb
BI Hitung Harga BBM Non-Subsidi Naik Sumbang Inflasi 0,04% di April
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Ini Kata PLN soal Mati Lampu di Beberapa Wilayah Jakarta
• 4 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.