Soal Skema Restrukturisasi Utang Whoosh, Bos Danantara: Solusinya Sudah Ada!

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani menjelaskan, skema restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh saat ini masih tahap penyempurnaan (fine-tuning).

Namun, Dia masih belum mau menjelaskan bahwa apakah nantinya skema pembayarannya benar-benar akan menggunakan APBN. Rosan hanya menegaskan bahwa hal itu nantinya akan disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Baca Juga :
Realisasi Investasi Kuartal I-2026 Tembus Rp 498,8 Triliun, Rosan: 24,4 Persen dari Target 2026
5 Cara Mengaktifkan Limit Indodana Finance yang Dinonaktifkan

“Skemanya ini sedang di fine-tuning, dan nanti akan disampaikan langsung Pak Menko (AHY)," kata Rosan di Kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jakarta, Kamis, 23 April 2026.

CEO Danantara, Rosan Roeslani
Photo :
  • [Istimewa]

Dia mengatakan, pembicaraan terkait upaya penyelesaian utang Whoosh juga telah didiskusikan bersama pemerintah China. Hal itu sebelumnya juga sudah dibahas secara internal di tataran pemerintah, yakni antara Danantara Indonesia, Kemenko IPK, dan Kementerian Keuangan. 

"Solusinya sudah ada, kemarin juga sudah kita sounding, dan itu akan ditindaklanjuti oleh tim untuk bicara dengan pihak China,” ujarnya.

Diketahui, sebelumnya Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa memastikan, kabar soal restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung alias Whoosh bakal segera diumumkan oleh pemerintah, karena pembahasannya saat ini telah rampung.

Dia bahkan mengakui bahwa hal itu juga telah disampaikannya kepada Menteri Keuangan China, saat menggelar pertemuan beberapa waktu lalu.

"(Restrukturisasi utang Whoosh) sudah kelar, tinggal diumumkan. Saya juga sudah bilang ke Menteri Keuangan China kalau itu sudah diputuskan, tinggal diumumkan," kata Purbaya di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu, 22 April 2026.

Dia mengakui, kabar rampungnya pembahasan soal restrukturisasi utang Whoosh itu segera dilaporkan ke pemerintah China, demi menjaga hubungan bilateral yang baik yang sudah dijalin selama ini dengan pemerintah Negeri Tirai Bambu tersebut.

"Karena ini kan ini berhubungan dengan hubungan jangka panjang antara Indonesia dengan China," ujar Purbaya.

Namun saat ditanya lebih detil soal restrukturisasi utang Whoosh tersebut, Purbaya mengaku masih belum bisa menyampaikannya lebih lanjut. (Ant).

Baca Juga :
Rupiah Melemah ke 17.245 di Tengah Tekanan Jatuh Tempo Utang Terbesar Pemerintah Rp 833,96 Triliun
Restrukturisasi Utang Whoosh Rampung, Purbaya: Sudah Disampaikan ke Pemerintah China
Akselerasi PSEL, Pelindo Dukung Solusi Sampah Berkelanjutan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mendagri Ingatkan Kepala Daerah Jangan Korupsi dan Boros: Tolonglah, Jaga Betul Diri Masing-masing
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Soal Skema Restrukturisasi Utang Whoosh, Bos Danantara: Solusinya Sudah Ada!
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Persik Anggap Laga Lawan PSM Sebagai Final
• 10 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Content Creator hingga Influencer Sosmed Bisa Kantongi Nomor Induk Berusaha di Juni 2026
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Dulu Sukarela, Kini Wajib: UU PPRT Ubah Pola Hubungan Kerja Majikan dan ART
• 9 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.