Astra (ASII) Bagikan Dividen Jumbo, Begini Strategi Bijak Mengelolanya

medcom.id
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Kabar baik datang bagi para pemegang saham PT Astra International Tbk (ASII). Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar hari ini, Kamis, 23 April menyetujui pembagian dividen tunai dalam jumlah besar.
 
Perusahaan otomotif dan konglomerasi ini akan membagikan dividen senilai Rp15,6 triliun kepada para pemegang saham sebagai bagian dari penggunaan laba bersih tahun buku 2025. Rincian dividen Astra 2026 Dalam keputusan RUPST, Astra menyetujui penggunaan laba bersih konsolidasian untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025 sebesar Rp32.768.787.786.564.
 
Sebesar Rp390,setiap saham atau sebanyak-banyaknya Rp15.668.846.832.200,dibagikan sebagai dividen tunai, termasuk di dalamnya dividen interim sebesar Rp 98,per saham atau sebesar Rp3.967.388.207.720,yang telah dibayarkan pada tanggal 31 Oktober 2025.

Dengan demikian, sisanya sebesar Rp292,per  saham akan dibayarkan pada tanggal 25 Mei 2026 kepada Pemegang Saham Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 6 Mei 2026 pukul 16.00 WIB (Recording Date Dividen).
 
Pembagian dividen ini juga mempertimbangkan program buyback saham yang tengah berjalan, sehingga jumlah final yang diterima investor bisa menyesuaikan dengan jumlah saham yang beredar saat recording date.
  Baca juga: Cara Astra International Hadapi Gempuran Mobil Listrik Cara cerdas mengelola dividen saham Merangkum berbagai sumber berikut beberapa strategi yang bisa kamu terapkan agar dividen tidak habis begitu saja: 
 
1. Reinvestasi ke saham
Menggunakan dividen untuk membeli saham lagi bisa memperbesar potensi keuntungan jangka panjang melalui efek compounding.
 
2. Diversifikasi investasi
Dividen juga bisa dialokasikan ke instrumen lain seperti reksa dana, obligasi, atau emas agar portofolio lebih seimbang.
 
3. Dana darurat atau kebutuhan finansial
Jika belum memiliki dana darurat, dividen bisa dimanfaatkan untuk memperkuat kondisi keuangan pribadi.
 
4. Hindari konsumtif berlebihan
Dividen sering dianggap “uang gratis”, padahal itu hasil investasi. Menghabiskannya tanpa perencanaan bisa menghambat tujuan finansial.
 
Dengan pengelolaan yang tepat, dividen bukan hanya sekadar tambahan pemasukan, tetapi bisa menjadi sumber pertumbuhan aset jangka panjang.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dibayangi China, Sekutu Amerika Serikat Dituntut Bayar Lebih Mahal Demi Impor Mineral Kritis
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Ngeri! Kaki Pemotor Putus usai Tabrak Kendaraan Alat Berat di Timor Tengah Utara NTT
• 9 jam lalurctiplus.com
thumb
Truk Fuso Tabrak Angkot di Bandung Barat, 10 Siswa Terluka
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ekonomi Indonesia Diprediksi Tumbuh 5,5 Persen pada Kuartal I-2026
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Usai Ramadan, Orang Indonesia Makin Selektif dalam Berbelanja
• 3 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.