Kasus Fadia Arafiq, KPK Periksa 55 Tenaga Alih Daya di Pekalongan

kompas.tv
4 jam lalu
Cover Berita
Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq saat memasuki mobil usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (4/3/2026). KPK memanggil 55 tenaga alih daya atau outsourcing sebagai saksi kasus dugaan korupsi yang menjerat Fadia. (Sumber: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melakukan pemanggilan sejumlah saksi dalam penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing dan pengadaan lainnya, yang menjerat Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut pada Kamis (23/4/2026), penyidik memanggil 55 tenaga alih daya atau outsourcing sebagai saksi perkara tersebut.

“Pemeriksaan 55 saksi bertempat di Polres Pekalongan Kota, Kota Pekalongan, Jawa Tengah,” ucap Budi, Kamis.

Dilansir Antara, puluhan saksi yang dipanggil itu merupakan tenaga alih daya pada Dinas Perhubungan Kabupaten Pekalongan, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pekalongan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan.

Lalu Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pekalongan, dan Dinas Kepemudaan dan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pekalongan.

Baca Juga: KPK Panggil Eks Wakil Bupati Pekalongan Riswadi Jadi Saksi Kasus Korupsi yang Jerat Fadia Arafiq

Selanjutnya, terdapat tenaga alih daya pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Tenaga Kerja Kabupaten Pekalongan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Pekalongan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pekalongan, dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Lingkungan Hidup.

Kemudian, tenaga alih daya pada Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan, Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan, Rumah Sakit Umum Daerah Kraton Pekalongan, serta RSUD Kajen Pekalongan.

Diberitakan sebelumnya, kasus dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing dan pengadaan lainnya di Pemkab Pekalongan tahun anggaran 2023-2026 yang menjerat Fadia Arafiq, terungkap dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

Dalam operasi senyap tersebut, total 14 orang diamankan lembaga antirasuah. Rinciannya, 10 orang diamankan pada Senin, 2 Maret 2026 di Pekalongan, 3 orang di Semarang pada Selasa dini hari, 3 Maret 2026, dan seorang lainnya datang ke KPK setelah dihubungi tim KPK.

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Edy-A.-Putra

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV/Antara

Tag
  • kpk
  • bupati pekalongan nonaktif
  • fadia arafiq
  • kasus fadia arafiq
  • bupati pekalongan
  • bupati pekalongan ditangkap
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BNPB Targetkan Huntara di Aceh Tamiang Rampung Lima Hari
• 12 jam lalutvrinews.com
thumb
Tuntut Hak Korban Banjir, HMI Bireuen Siap Kawal Aksi Jilid III Koalisi Gerakan Sipil
• 21 jam lalurealita.co
thumb
KONI Jakarta dan NTB sepakat sukseskan PON 2028
• 45 menit laluantaranews.com
thumb
BPH Migas pastikan penyaluran BBM semakin akurat dan tepat sasaran
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Harga Emas Naik Turun Bak Roller Coaster, Bandar Berburu Harga Murah
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.