Grid.ID - Pemotretan prewedding El Rumi dan Syifa Hadju di Keraton Surakarta sukses mencuri perhatian publik. Keduanya tampil dengan busana adat Jawa yang membuat aura mereka bak bangsawan.
Penampilan El dan Syifa langsung ramai dibahas warganet di media sosial. Banyak yang mengaku pangling melihat perubahan visual keduanya.
Riasan yang dikenakan terlihat berbeda dan lebih klasik dari biasanya. Hal ini rupanya berkaitan dengan proses adat yang mereka jalani sebelum pemotretan.
Makeup artist @vinkihanafi membagikan momen di balik layar. Ia mengungkap bahwa keduanya menjalani ritual sembogo.
Ritual sembogo merupakan tradisi Jawa yang sudah ada sejak lama. Prosesi ini biasanya dilakukan dalam rangkaian pernikahan adat.
Dalam praktiknya, sembogo dilakukan dengan meniupkan asap ke wajah pengantin. Ritual ini dipercaya mampu memancarkan aura kecantikan alami.
Sembogo bertujuan untuk memecah “tejo” atau pancaran aura seseorang. Dengan begitu, pengantin diharapkan tampil lebih bersinar.
Istilah sembogo sendiri berasal dari kata “sembaga” atau “suwasa”. Maknanya merujuk pada warna kulit ideal masyarakat Jawa, yaitu kuning keemasan.
Menurut pakar budaya Jawa, ritual ini membuat pengantin tampak lebih memukau. “Agar bidadari-bidadari itu menempel saat temu manten, biar kelihatan cantik,” ujar Sahid Teguh Widodo.
Biasanya, prosesi ini dilakukan oleh dukun manten atau orang yang dituakan. Sosok tersebut dianggap memiliki energi dan niat baik.
Tak hanya soal kecantikan, sembogo juga memiliki makna keberkahan. Asap yang ditiupkan diyakini membawa doa baik bagi pengantin.
Sembogo berasal dari kata "sembaga" atau "suwasa" yang menggambarkan warna kulit ideal menurut orang Jawa, yaitu kuning keemasan, campuran antara emas dan tembaga. Ketua Pusat Unggulan Ipteks (PUI) Javanologi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Sahid Teguh Widodo mengatakan bahwa tradisi ini memang banyak dilakukan oleh masyarakat tertentu di Jawa.
Dia mengatakan bahwa sembogo diyakini akan membuat pengantin tampak berbeda dan lebih cantik layaknya bidadari. Ritual ini biasa dilakukan dengan meniupkan asap ke wajah pengantin wanita.
Biasanya, prosesi ini dilakukan oleh dukun manten atau orang yang dituakan. Sosok tersebut dianggap memiliki energi dan niat baik.
Tak hanya soal kecantikan, sembogo juga memiliki makna keberkahan. Asap yang ditiupkan diyakini membawa doa baik bagi pengantin.
"Ditiupkan ke wajah pengantin wanita, agar bidadari-bidadari itu menempel saat temu manten, biar kelihatan cantik," kata Sahid, dilansir Grid.ID dari Kompas.com.
Keterlibatan ritual sembogo dalam prewedding El dan Syifa menjadi sorotan tersendiri. Hal ini menunjukkan kuatnya unsur budaya dalam konsep mereka.
Tak heran jika hasil pemotretan terlihat begitu berbeda dan memikat. Aura elegan yang muncul membuat keduanya dipuji bak bangsawan.
Prewedding ini pun menuai banyak respons positif dari publik. Banyak yang menilai konsep ini berhasil mengangkat budaya Jawa dengan cara modern. (*)
Artikel Asli




