Penulis: Rifandi
TVRINews, Sumatra Utara
Medan-Sumatera Utara menduduki peringkat pertama angka pengguna narkotika di indonesia dan dibutuhkan komitmen bersama untuk memberantas serta upaya pencegahan demi penyelamatan generasi sebagai penerus bangsa di masa mendatang.
Upaya komitmen bersama pencegahan peredaran dan pengguna narkotika dilakukan saat Kepala TVRI Sumatera Utara Budy Kurniawan berkunjung audiensi dengan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatra Utara Brigjend Pol. Tatar Nugroho di kantor BNNP, Sumut Kamis, 23 April 2026.
Angka penyalahgunaan narkoba di sumut mencapai 1,5 juta orang dari total 15 juta penduduk atau sekitar 10 persen. Secara nasional berdasarkan hasil survey tahun 2026 dilakiukan BNN bersama Badan Pusat Statistik (BPS) angka prevalensi penyalahgunaan narkoba meningkat dari 1,73 persen menjadi 2,11 persen dari total penduduk indonesia. Dengan demikian jumlah penyalahgunaan naik dari 3,3 juta menjadi 4,1 juta jiwa.
Sumatera Utara meraih peringkat pertama pengguna narkoba di Indonesia dikatakan kepala BNNP Sumut, Brigjend Pol. Tatar Nugroho merupakan tanggung jawab bersama dalam pencegahan sehingga TVRI sebagai lembaga penyiaran mitra strategis memiliki peranan dalam penyebaran informasi kepada masyarakat akan bahaya narkotika.
Selain itu juga maraknya Vape memiliki kandungan zat berbahaya termasuk bahan zat adiktif yang dapat mengganggu bagi kesehatan tidak hanya bagi perokok namun juga dapat menyebar orang-orang disekitarnya.
Akselerasi program aksi nasional anti narkoba dimulai dari anak (ANANDA BERSINAR) dan integrasi kurikulum anti narkoba (IKAN) merupakan upaya BNN dalam rangka pencegahan terhadap narkotika kepada masyarakat untuk bersama untuk memberantas narkotika.
TVRI Sumatera Utara sebagai lembaga penyiaran publik bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara menjalankan fungsinya melakukan inovasi, edukasi dan kreativitas dalam pencegahan peredaran maupun pencegahan narkotika.
Kepala LPP TVRI Sumatera Utara Budy Kurniawan siap berkolaborasi bersama BNNP Sumut dalam memberantas narkotika. Dengan inovasi program penyiaran yang dimiliki oleh TVRI Sumatera Utara dalam memberi edukasi penyebaran informasi diharapkan dapat memberi pencerahan kepada masyarakat akan bahaya narkotika.
Jumlah pemancar digital dan sebaran penyiaran yang dimiliki TVRI Sumut cukup luas hingga ke pelosok daerah terpencil bahkan pulau terluar mampu menyebarkan inovasi penyelamatan generasi muda akan bahaya narkotika.
Selain itu juga multiplatform dimiliki TVRI Sumut termasuk teresterial dan konten media sosial selalu berinovasi memberi dampak positif bagi masyarakat.
Sinergitas TVRI dan BNN dalam program penyiaran kepada publik menjadi garda terdepan melakukan gerakan anti narkotika sehingga terbentuk kesadaran masyarakat dan terciptanya lingkungan bersih dari narkoba di indonesia khususnya di Sumatra Utara.
Editor: Redaktur TVRINews





