Pantau - Pemerintah Kabupaten Bogor melepas keberangkatan perdana sebanyak 445 calon jamaah haji yang tergabung dalam Kloter 03 musim haji 2026 di Aula Tegar Beriman, Cibinong, Kamis.
Pelepasan jamaah dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi bersama jajaran Forkopimda yang turut hadir dalam acara tersebut.
“Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allah bahwa pada pagi ini Kloter 03 untuk Kabupaten Bogor, jamaah haji calon tamu Allah diberangkatkan berjumlah 445 orang,” ungkap Ade Ruhandi.
Keberangkatan Perdana dan Jadwal PenerbanganKloter 03 menjadi kelompok terbang pertama dari total delapan kloter yang mengangkut 2.504 calon jamaah haji asal Kabupaten Bogor pada tahun 2026.
Setelah prosesi pelepasan, seluruh jamaah diberangkatkan menuju Embarkasi Pondok Gede di Jakarta.
Para jamaah dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke bandara pada Jumat pagi, 24 April 2026.
Penerbangan menuju Arab Saudi direncanakan berlangsung pada pukul 12.10 WIB.
“Berangkat dengan selamat, pulang dengan selamat, bisa berkumpul kembali dengan keluarga dan kita semua,” ujar Ade Ruhandi.
Pemantauan Kesehatan dan Harapan PemerintahPemerintah daerah turut mendoakan kelancaran, kesehatan, dan keselamatan seluruh jamaah selama menjalankan ibadah haji.
Jamaah juga diminta untuk turut mendoakan masyarakat Kabupaten Bogor serta bangsa dan negara, termasuk terkait kondisi geopolitik di Timur Tengah.
Pemerintah pusat bersama Kementerian Haji disebut telah menyiapkan berbagai langkah guna menjamin kenyamanan dan keamanan jamaah.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Kesehatan melakukan pemantauan kondisi kesehatan jamaah untuk memastikan kesiapan sebelum keberangkatan.
Ade Ruhandi mengungkapkan, jamaah termuda tahun ini berusia 17 tahun, sedangkan jamaah tertua berusia 88 tahun.
“Walaupun sudah terlihat tua, semangatnya luar biasa. Karena memang ada yang menunggu sampai 12 tahun, bahkan 14 tahun,” ungkapnya.
Pemkab Bogor berharap kuota haji pada tahun 2027 dapat meningkat mengingat pada tahun 2026 terjadi penurunan kuota di seluruh daerah, sementara antrean calon jamaah masih panjang.




