MADIUN (Realita) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur II bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) TMP C Madiun secara resmi melepas ekspor perdana PT Royal Regent Manufacturing pada Rabu (22/04/2026). Ekspor ini berupa satu kontainer 40 feet berisi 7.490 unit produk mainan anak dengan total nilai mencapai 19.931 dolar AS, yang dikirim ke Los Angeles, Amerika Serikat.
Pelepasan ekspor perdana tersebut menjadi tonggak penting bagi PT Royal Regent Manufacturing sebagai perusahaan penerima fasilitas kawasan berikat. Dengan fasilitas tersebut, perusahaan memperoleh kemudahan berupa pembebasan bea masuk serta pajak dalam rangka impor, sehingga dapat meningkatkan daya saing produk di pasar global.
Baca juga: CSR Bukit Asam Latih Operator PLTS
PT Royal Regent Manufacturing dikenal sebagai produsen berbagai merek mainan anak internasional, di antaranya Seasons, Big Time Toys, Strottman, 360 Toys, Casdon, Zuru, Buzz Bee Toys, Tigerhead, Masterkidz, Takaratomi, hingga Sky Castle. Kehadiran perusahaan ini juga memberikan dampak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja, dengan jumlah pekerja yang telah mencapai sekitar 800 orang dan berpotensi terus bertambah seiring rencana ekspansi usaha.
Acara pelepasan ekspor turut dihadiri oleh Kepala Kanwil Bea Cukai Jawa Timur II, Muhamad Lukman, Kepala KPPBC TMP C Madiun Heru Djatmika Sunindya, Wakil Bupati Ngawi, perwakilan kepolisian, serta instansi pemerintah daerah lainnya.
Baca juga: Anggota DPD Disorot Pasca Beri Pernyataan Kisruh PT TGM-PT KMI
Dalam sambutannya, Muhamad Lukman menjelaskan bahwa pemberian fasilitas kawasan berikat tidak hanya ditujukan untuk mendukung kegiatan ekspor semata, tetapi juga sebagai bentuk kehadiran negara dalam mendorong pertumbuhan industri dalam negeri.
“Fasilitas ini merupakan wujud dukungan pemerintah agar industri dapat memproduksi barang di dalam negeri dan menembus pasar ekspor. Negara memberikan kemudahan berupa pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka impor,” ujarnya.
Baca juga: Bodong, Dua Tambang Sirtu di Ponorogo Ditutup Polres
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa investasi melalui skema kawasan berikat memberikan dampak luas, tidak hanya bagi perusahaan tetapi juga bagi masyarakat sekitar. Selain membuka lapangan kerja, keberadaan industri ini turut mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui munculnya berbagai usaha pendukung seperti penyedia kos-kosan, usaha kuliner, hingga layanan transportasi.
"Dengan adanya ekspor perdana ini, diharapkan PT Royal Regent Manufacturing dapat terus berkembang dan berkontribusi dalam meningkatkan kinerja ekspor nasional, sekaligus memperkuat peran Indonesia sebagai salah satu produsen mainan anak di pasar global," tandas Muhamad Lukman. Yw
Editor : Redaksi





