Jalan Kebon Sirih Sering Rusak, Pemprov DKI Akan Beton Permanen Tahun Ini

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana membeton Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada tahun 2026.

Langkah ini diambil karena jalan tersebut kerap rusak meski sudah berkali-kali diperbaiki.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, mengatakan perbaikan kali ini akan menggunakan beton agar lebih kuat dibanding aspal.

“Kami upayakan tahun ini kami akan masuk lagi Kebon Sirih namun dengan material yang berbeda. Kami akan menggunakan beton di Kebun Sirih, Nantinya akan kami beton,“ ujar Suwondo dalam rapat bersama Komisi D DPRD DKI Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Baca juga: Jalan Kebon Sirih Langganan Rusak, Perbaikan Lagi-lagi Cuma Ditambal

Suwondo menjelaskan, pihaknya kerap beberapa kali memperbaiki jalan tersebut.

KOMPAS.com/LIDIA PRATAMA FEBRIAN Kondisi Jalan Kebon Sirih, Gambir, Jakarta Pusat, menunjukkan kerusakan yang cukup parah di sejumlah titik pada Minggu (25/1/2026).

Namun tidak bertahan lama aspal kembali rusak.

Menurut Heru, salah satu penyebabnya adalah kondisi tanah di bawah jalan yang kurang baik, serta seringnya ada pekerjaan galian.

“Jalannya mulus, tapi tidak bertahan lama. Terutama jalan Kebon Sirih ini setelah kondisi bawahnya tidak baik dan juga memang ada galian-galian. Ini yang selalu terjadi di Kebon Sirih dari tahun pertama,” ungkap dia.

Ia juga mengakui proses pembetonan nantinya berpotensi mengganggu arus lalu lintas.

Namun, hal ini penting sebagai solusi jangka panjang agar kerusakan jalan tidak terus berulang.

Baca juga: Ironi Jalan Kebon Sirih: Pusat Pemerintahan dan Bisnis, tapi Jalan Rusak Hanya Ditambal

Selain itu, rencana pembetonan tetap memperhatikan proyek pembangunan MRT yang akan melintasi kawasan tersebut.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Titik-titik yang menjadi lokasi stasiun tidak akan dibeton, melainkan hanya dirapikan.

“Di titik stasiun MRT tidak kami kerjakan, hanya dirapikan saja. Sementara di luar itu akan kami beton supaya jalan tidak terus rusak seperti sekarang,” kata Suwondo.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
5 Berita Terpopuler: Informasi Penting, Seluruh PNS & PPPK Terdampak Permendagri 6 Tahun 2026, Ini Pesan Kuat untuk Ribuan ASN
• 17 jam lalujpnn.com
thumb
Indonesia Resmikan Sekretariat ACC THPC, Perkuat Kendali Asap ASEAN
• 11 jam lalutvrinews.com
thumb
Apa Saja yang Diatur dalam UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga?
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Masuk Daftar HSC, 7 Saham Berpotensi Gagal Naik ke Indeks Utama
• 18 jam laluidxchannel.com
thumb
Indodana Finance Himbau Pengguna Hapus Akun Jika Tidak Digunakan, Ini Caranya!
• 10 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.