Buntut Dugaan Malpraktik RS Muhammadiyah Medan, Kemenkes: Kita Dalami dan Tindaklanjuti Secara Proporsional

tvonenews.com
19 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Buntut dugaan malpraktik yang dialami seorang pasien Mimi Maisyarah (48) di RS Muhammadiyah Medan, membuat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara.

Bahkan, Kemenkes saat ini sudah menerima laporan dugaan malpraktik yang terjadi di RS Muhammadiyah Sumatra Utara (Sumut). 

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono menyampaikan, bahwa pihaknya tengah melakukan pendalaman atas kasus tersebut.

“Kita sedang dalami, nanti kita evaluasi. Aturannya sudah ada, panduan peran dan kliniknya juga ada. Kalau memang ada malpraktik, kita akan tindaklanjuti secara proporsional,” beber Dante Saksono Harbuwono saat diwawancarai awak media di kantor Kemenkes, Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Selain itu, Dante juga membenarkan, bahwa laporan terkait kasus tersebut sudah diterima oleh pihaknya. 

“Sudah sampai ya (laporannya),” kata Dante singkat.

Kemenkes menegaskan akan mengkaji seluruh aspek kasus dugaan malpraktik ini secara menyeluruh sebelum menentukan langkah lanjutan. 

Penilaian mencakup kepatuhan prosedur medis serta persetujuan pasien guna memastikan penanganan sesuai aturan berlaku dan transparan.

Untuk diketahui, baru-baru ini sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang wanita terbaring lemas di atas tempat tidur di sebuah rumah sakit swasta di Sumatera Utara viral di media sosial.

Video tersebut memicu dugaan malpraktik terkait tindakan medis yang dilakukan terhadap pasien bernama Mimi Maisyah (48).

Dalam video tersebut, seorang perempuan tampak meluapkan emosi kepada pihak rumah sakit karena menilai telah terjadi kesalahan dalam tindakan medis.

Ia menyebut bahwa pasien awalnya direncanakan menjalani operasi miom, namun yang terjadi justru pengangkatan rahim.

"Udah tau kau, masih sekolah lagi anaknya, dia resign dari kerjaannya gara-gara kalian. Malpraktik, inilah hasilnya bukannya sembuh malah makin parah. Panggil dokternya, bukan polisi yang dipanggil. Enggak ada tanggung jawab kelen," ucap perempuan dalam video tersebut.

Menyikapi hal ini, Sekretaris Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Dinkes Sumut), Hamid Rijal Lubis menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke rumah sakit swasta tersebut.

"Kita sudah lakukan tinjauan ke rumah sakit hari Rabu kemarin. Dan kita sudah berkoordinasi untuk bisa memberikan keterangan tertulis. Saat ini jadwal kita untuk bertemu dengan keluarga pasien," ujarnya, Kamis (23/4/2026).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sinyal Pencairan Gaji Ke-13 PNS dan Pensiunan 2026 Sesuai Jadwal, Menkeu Purbaya: Pemerintah Punya Saldo Anggaran Lebih Rp423 Triliun
• 5 jam laluharianfajar
thumb
Tipu-Tipu DC Pinjol: Ambulans dan Damkar Jadi Korban
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
KPG Akan Terbitkan Novel Tongueless Karya Pemenang Chommanard International Women’s Literary Award 2025
• 2 jam lalugrid.id
thumb
Polemik Parliamentary Threshold, Ini Elektabilitas 8 Parpol di Survei Terbaru
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Polisi Akan Periksa Agen Penyalur, Usut Tragedi ART Loncat dari Lantai 4 di Benhil
• 5 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.