Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Membludaknya Ikan Sapu-Sapu di Sungai

tvonenews.com
19 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, mengeluarkan peringatan serius mengenai kondisi sungai-sungai di wilayahnya. 

Ia menyoroti fenomena membludaknya populasi ikan sapu-sapu yang menurutnya bukan sekadar pertumbuhan populasi biasa, melainkan sebuah alarm bahaya bagi lingkungan.

Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa dominasi ikan sapu-sapu adalah indikator kuat bahwa kualitas air sungai telah menurun drastis.

Spesies yang dikenal tahan banting ini hanya akan merajai ekosistem saat ikan-ikan lokal lainnya mati akibat pencemaran berat.

"Jadi kalau sungai mengalami penurunan kualitas, maka sungai yang hidup hanya sapu-sapu. Di mana pun ada air yang tercemar, di situ pasti ikan sapu-sapu akan merajai," tegas Dedi Mulyadi saat ditemui di Bandung, Kamis (23/4).

Karena kemampuannya beradaptasi di air yang kotor, ikan sapu-sapu kini seolah memonopoli habitat air tawar tanpa adanya persaingan dari ikan endemik. 

Melihat situasi darurat ini, Dedi Mulyadi pun menyerukan gerakan pembersihan besar-besaran terhadap spesies invasif tersebut.

"Ikan sapu-sapu untuk seluruh daerah ya ambil saja, tangkap saja. Sapu-sapu itu kan tumbuh manakala sungainya sudah mengalami penurunan kualitas," lanjutnya.

Namun, Dedi mengingatkan bahwa sekadar menangkap ikan tersebut tidak akan cukup. Masalah utama terletak pada limbah dan polusi air yang harus segera dibenahi secara mendasar. 

Baginya, pemulihan ekosistem harus dilakukan lewat dua jalur utama agar ikan-ikan asli sungai bisa kembali berkembang.

"Jadi kalau ingin menghilangkan sapu-sapu ada dua hal. Pertama, sapu-sapunya harus diangkat. Kedua, kualitas airnya harus diperbaiki agar ikan endemiknya hidup lagi," ujar KDM.

Meski tantangan lingkungan ini tergolong berat, Dedi memberikan apresiasi kepada masyarakat Jawa Barat yang mulai bergerak secara mandiri. 

Saat ini, banyak warga yang secara swadaya melakukan penangkapan ikan sapu-sapu sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian sungai.

"Kalau selama ini ikan sapu-sapu sudah diambil sama warga Jabar," ujarnya.

Melalui langkah sinergis antara pengangkatan spesies invasif dan perbaikan baku mutu air, diharapkan keanekaragaman hayati di sungai-sungai Jawa Barat dapat terselamatkan dari ancaman kepunahan. (ant/dpi)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ressa Maulani Dorong Kolaborasi Industri Lewat Marketing dan Tren Padel
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Perubahan Iklim Bawa Tantangan Baru Pengendalian Malaria
• 3 jam lalukompas.id
thumb
Titik Terendah Rupiah dalam Sejarah Indonesia
• 14 jam laluharianfajar
thumb
Kunjungan 300 Siswa SMAN 2 Jakarta ke Istana Kepresidenan Beri Edukasi Langsung tentang Pemerintahan
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Peringatan HUT Raja Willem-Alexander, Belanda-RI Fokus Kerja Sama Bidang Air
• 3 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.