Israel Siapkan Serangan Mematikan di Tengah Aksi Iran Sita Kapal di Selat Hormuz

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Ketegangan geopolitik di kawasan Teluk saat ini tengah berada di titik rawan setelah Iran menunjukkan kekuatan militernya di Selat Hormuz, jalur vital yang menjadi urat nadi distribusi energi dunia. Situasi ini bukan hanya soal konflik regional, tetapi juga berpotensi mengguncang stabilitas ekonomi global, termasuk harga minyak yang langsung merespons setiap eskalasi yang terjadi.

Dalam perkembangan terbaru, Iran secara terbuka memamerkan operasi militernya melalui rekaman yang disiarkan televisi nasional. Dalam video tersebut, pasukan komando bersenjata terlihat menaiki kapal kargo raksasa di tengah laut. Aksi dramatis itu menunjukkan bagaimana Teheran kini memperketat kontrol atas Selat Hormuz, yang selama ini dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dan gas dunia.

Baca Juga :
Tanpa Ampun! Iran Hukum Gantung Warganya yang Jadi Mata-mata Mossad
Pemerintah Turun Tangan Pastikan Timnas Iran Tampil di Piala Dunia 2026

Kapal yang menjadi target operasi disebut sebagai MSC Francesca. Dalam rekaman, pasukan bertopeng mendekati kapal menggunakan speedboat, memanjat tangga tali, lalu masuk ke badan kapal sambil membawa senjata laras panjang. Selain itu, Iran juga mengklaim telah menguasai kapal lain bernama Epaminondas. Kedua kapal tersebut dituduh melintasi selat tanpa izin resmi dari otoritas Iran.

Langkah ini dilakukan di tengah mandeknya upaya diplomasi antara Iran dan Amerika Serikat. Harapan Washington untuk membuka kembali jalur pelayaran strategis itu melalui perundingan damai kini pupus, memperbesar risiko konflik terbuka.

Penampakan Kapal dan Perahu di Selat Hormuz
Photo :
  • REUTERS/ Stringer

Di sisi lain, situasi di darat juga tak kalah mencekam. Sistem pertahanan udara di Teheran dilaporkan aktif menghadapi “target musuh” pada Kamis malam waktu setempat. Meski belum jelas apa yang menjadi sasaran, laporan tersebut langsung memicu lonjakan harga minyak dunia, menandakan betapa sensitifnya pasar terhadap perkembangan di kawasan ini.

Israel pun tak tinggal diam. Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyampaikan peringatan keras bahwa negaranya siap kembali melancarkan serangan jika mendapat lampu hijau dari Amerika Serikat.

“Serangan kali ini akan berbeda dan mematikan, menghantam titik-titik paling sensitif dan memberikan pukulan yang menghancurkan,” ujar Katz dalam pernyataan yang dikutip Reuters.

Ia bahkan menyebut bahwa target utama adalah pemimpin tertinggi Iran, sebuah sinyal bahwa eskalasi berikutnya bisa jauh lebih berbahaya dibanding sebelumnya.

Baca Juga :
Terpopuler: Jose Mourinho Kembali Latih Real Madrid, Timnas Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
Tak Semudah Itu Ferguso! FIFA Tegaskan Tak Ada Rencana Gantikan Iran Meski Diusulkan Utusan Khusus Trump
Aksi Balasan atas Blokade AS, Iran Mulai Tangkap Kapal Asing di Selat Hormuz

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polda Sumsel gagalkan penyelundupan 10 ton pupuk subsidi di Muara Enim
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Khalid Basalamah Hadiri Panggilan KPK sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Golkar Tak Masalahkan Usulan KPK Soal Pembatasan Masa Jabat Ketum Parpol Dua Periode: Kami Selalu Ganti Setiap Periode
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Diduga Timbulkan Bau Tak Sedap, Warga JCG Sampai Kini Masih Gencar Tolak RDF Rorotan
• 49 menit lalutvonenews.com
thumb
Wamendagri Jelaskan Usul e-KTP Hilang Kena Denda: Ganti Biaya Cetak Ulang
• 13 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.