JAKARTA, KOMPAS.TV – Husain Abdullah selaku juru bicara Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) menceritakan saat pihak JK dan relawan Jokowi bahu membahu memenangkan pasangan Jokowi-JK di Pilpres 2014.
Ia menyampaikan hal itu dalam Program ROSI di KompasTV, yang tayang Kamis (23/4/2026) malam, menjawab pertanyaan tentang pernyataan JK yang menyebut Termul saat menggelar konferensi pers pada 18 April lalu.
Menurut Husain, ia tidak bisa menafsirkan terlalu jauh mengenai ungkapan Termul tersebut. Namun, ia menilai ada untungnya JK hanya menyebut Termul.
Baca Juga: Belum Selesai! Penggugat Ijazah Ajukan Banding Sidang CLS Kasus Ijazah Jokowi
“Saya tidak bisa menafsir terlalu jauh. Tapi menurut saya ada juga untungnya sebenarnya tidak menyebut secara spesifik, misalnya seperti katakanlah Projo atau Bara, nanti masalah lain lagi itu. Jadi beliau lebih flat,” kata dia.
Husain kemudian menjelaskan bahwa pihak JK dengan sejumlah organisasi relawan pendukung Jokowi sempat bahu membahu saat keduanya berpasangan di Pilpres 2014.
“Kalau dengan saudara-saudara kita Projo, atau Bara, atau apa pun, ya, itu kan kita bahu membahu sebenarnya di kemudian harinya, ketika pak Jokowi maju sebagai capres, apalagi bersama,” tegasnya.
Saat maju sebagai calon wakil presiden pendamping Jokowi, kata dia, JK ditunjuk langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Megawati Soekarnoputri, sehingga sebenarnya JK tidak memiliki utang politik pada Jokowi.
Baca Juga: Roy Suryo-Tifa Mau Kasus Ijazah Jokowi Dihentikan! Refly: Jangan Salah, Kami Tak Minta Maaf…
“Kemudian Pak JK juga menyampaikan bahwa saya ini tidak ditunjuk oleh Jokowi menjadi pasangannya, tapi langsung oleh Ibu Mega. Jadi beliau sebenarnya secara politis tidak punya hutang politik, kalau kita lihat sepintas seperti itu,” bebernya.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- husain abdullah
- juru bicara jusuf kalla
- jusuf kalla
- jk
- joko widodo
- jokowi





