Memanas! AS Sita Kapal Diduga Selundupkan Minyak Iran di Samudera Hindia

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

VIVA –Amerika Serikat kembali menyita satu kapal tanker yang diduga menyelundupkan minyak dari Iran. Penyitaan ini terjadi sehari setelah Garda Revolusi Iran (IRGC) meyerang tiga kapal di selat Hormuz.

Kabar ini diumukan langsung oleh Departemen Pertahanan Amerika Seriakt di akun X milik mereka pada Kamis 23 April 2026. Dalam rekaman yang diunggah tersebut, terlihat pasukan militer AS berada di atas dek kapal tanker minyak bernama ’Majestic X’ yang disita di Samudera Hindia. Kapal itu diketahui berada di lokasii yang sama dengan kapal tanker ’Tifani’ yang sebelumnya telah diamankan oleh pasukan AS.

Baca Juga :
Iran Ancam Tutup Selat Bab al-Mandab jika AS Tetap Blokade Laut
IRGC Pastikan Iran Aman, Siap ‘Hantam’ AS dan Sekutunya Jika Kembali Berulah

Kapal tersebut berbendera Guyana dan sebelumnya dikenal dengan nama ’Phonix’. Melansir laman NDTV, Jumat 24 April 2026, kapal ini telah dikenai sanksi oleh Departemen Keuangan AS pada tahun 2024 karena terlibat dalam penyelundupan minyak mentah Iran yang melanggar sanksi terhadap negara tersebut.

“Kami akan terus melakukan penegakan hukum maritim secara global untuk mengganggu jaringan ilegal dan menghentikan kapal-kapal yang memberikan dukungan material kepada Iran, di mana pun mereka beroperasi,” demikian pernyataan Pentagon dalam unggahan tersebut.

Dalam operasi Rabu malam, pasukan AS melakukan tindakan pencegatan di laut dan pemeriksaan terhadap kapal tanpa kewarganegaraan M/T Majestic X yang telah dikenai sanksi, saat mengangkut minyak dari Iran di Samudra Hindia, dalam wilayah tanggung jawab INDOPACOM.

Iran Serang 3 Kapal di Selat Hormuz

Sementara itu, Rabu wakt setempat, Iran menyerang tiga kapal kargo di selat tersebut dan berhasil menguasai dua di antaranya. Insiden ini semakin meningkatkan ketegangan di jalur pelayaran penting yang dilalui sekitar 20 persen perdagangan minyak dunia pada masa damai.

Salah satu kapal yang disita diketahui sedang dalam perjalanan menuju India. Kapal tersebut termasuk di antara dua kapal yang ditangkap oleh Garda Revolusi Iran saat melintasi Selat Hormuz, di tengah ketidakpastian terkait gencatan senjata antara AS dan Iran serta rencana perundingan damai.

Garda Revolusi Iran juga merilis rekaman pencegatan dua kapal, yakni MSC Francesca dan Epaminondas, setelah diduga melakukan pelanggaran maritim di Selat Hormuz.

Baca Juga :
Trump Ingin 'Kesepakatan Abadi' dengan Iran Tanpa Nuklir
Dibilang Terpecah oleh Trump, Pimpinan Iran Beri Balasan Menohok!
Rupiah Menguat ke 17.281 di Tengah Buntunya Perundingan Iran-AS & Utang Jatuh Tempo RI

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Saat Tim Kuasa Hukum Nadiem Absen di Ruang Sidang hingga Laporkan Majelis Hakim
• 22 jam lalukompas.id
thumb
UTBK 2026 Masih Diwarnai Kecurangan, Puan Dorong Adaptasi Sistem Pengawasan
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
8 Fakta Ammar Zoni Divonis 7 Tahun Penjara karena Jualan Narkoba
• 10 jam laludetik.com
thumb
Tragis! 2 ART Lompat dari Lantai 4 Kos di Benhil Jakpus, Polisi Periksa Majikan
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
UU PPRT Akhirnya Disahkan, Pekerja Rumah Tangga Kini Berstatus Formal
• 17 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.