Pemerintah Garap Perbaikan 15.000 Rumah Tak Layak Huni di Wilayah 3T

idxchannel.com
9 jam lalu
Cover Berita

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyasar perbaikan rumah masyarakat di kawasan perbatasan negara.

Pemerintah Garap Perbaikan 15.000 Rumah Tak Layak Huni di Wilayah 3T (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyasar perbaikan rumah masyarakat di kawasan perbatasan negara melalui kebijakan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). 

Sedikitnya, 15.000 rumah tidak layak huni bakal digarap kualitas huninya, terlebih di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). 

Baca Juga:
KPK Dalami Peruntukan Dana CSR yang Menjerat Wali Kota Madiun

Menteri PKP Maruarar Sirait (Ara) mengatakan program BSPS di kawasan perbatasan sudah dipetakan berdasar validasi data di lapangan, yang diafirmasi Badan Pusat Statistik (BPS).

Program ini bakal dilangsungkan di 17 provinsi dan menyasar 40 kabupaten/kota di kawasan perbatasan yang berbatasan langsung dengan tujuh negara, serta wilayah pulau-pulau terluar dan pulau kecil terluar.

Baca Juga:
Tertinggi Sepanjang Sejarah, Wamentan Sebut Stok Beras RI Tembus 5 Juta Ton di Era Prabowo

“Kawasan perbatasan adalah beranda terdepan negara. Kita ingin masyarakat di wilayah ini memiliki hunian yang layak, sehat, dan aman. Ini bukan hanya soal rumah, tetapi juga tentang meningkatkan kualitas hidup dan memperkuat ketahanan sosial ekonomi masyarakat,” ujar Ara dalam keterangan resmi, Jumat (24/4/2026).

Dia menekankan upaya percepatan pelaksanaan program di lapangan akan mulai dalam 1–2 bulan ke depan. Pemerintah menginginkan dampak kebijakan dirasakan cepat oleh masyarakat.

Baca Juga:
AS Akan Tembaki Kapal Iran yang Menanam Ranjau di Selat Hormuz

Adapun program perbaikan hunian rumah ini mencakup wilayah di perbatasan antara Indonesia–Malaysia, Indonesia–Filipina, Indonesia–Timor Leste, Indonesia–Australia, Indonesia–Papua Nugini, Indonesia–Republik Palau, hingga Indonesia–Thailand, serta wilayah pulau terluar seperti Simeulue, Kepulauan Mentawai, dan Pulau Enggano.

Perlu diketahui, Kementerian PKP memiliki anggaran sekira Rp10 triliun, dan sekitar 80 persen anggaran atau lebih dari Rp 8 triliun dialokasikan untuk BSPS. Kebijakan ini digadang-gadang menargetkan perbaikan sekitar 400 ribu unit rumah.

Baca Juga:
Jangkau Luar Pulau Jawa, Makmur Bersama OJK dan APRDI Perkuat Literasi Investasi Reksa Dana

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Reformasi Pasar Modal Buka Landasan Peningkatan Kepercayaan dan Reputasi
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Hari Ini Terakhir Daftar Lowker Koperasi Desa Merah Putih, Cek Cara dan Syaratnya!
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel dan Lebanon Diperpanjang 3 Minggu, Ini Reaksi Kedua Negara
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
RI Susul AS Jadi Negara Tangguh Hadapi Krisis Energi, Golkar: Hasil Kerja Keras
• 15 jam laludetik.com
thumb
10 Saham Top Gainer Perdagangan Jumat 24 April 2026, PSDN dan BNBA Memimpin
• 1 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.