JAKARTA, KOMPAS.com — Arus lalu lintas di Jalan Raya Condet, Jakarta Timur, terpantau lancar pada Jumat (24/4/2026) pagi, meski sebelumnya ada imbauan menghindari kawasan tersebut karena kegiatan penutupan pendidikan di Rindam Jaya.
Dari pantauan Kompas.com, arus kendaraan di Jalan Raya Condet dari arah Cililitan menuju TB Simatupang terlihat mengalir tanpa kepadatan berarti. Pelambatan hanya terjadi di sejumlah persimpangan jalan.
Kondisi serupa juga terlihat di Jalan TB Simatupang dari arah Tanjung Barat menuju Pasar Rebo maupun sebaliknya. Lalu lintas terpantau lancar, meski terjadi pelambatan di sekitar RS Pasar Rebo akibat pekerjaan galian.
Baca juga: Ada Penutupan Pendidikan Rindam Jaya Besok, Pengendara Diminta Hindari Jalan Condet
Di sekitar Rindam Jaya, petugas gabungan dari kepolisian lalu lintas, Dinas Perhubungan (Dishub), dan polisi militer terlihat mengatur arus kendaraan.
Beberapa pengendara yang sempat berhenti di bahu jalan juga diminta untuk segera melanjutkan perjalanan agar tidak mengganggu arus lalu lintas.
Diimbau hindari Jalan Raya CondetSebelumnya, pengguna jalan diimbau menghindari Jalan Raya Condet, Jakarta Timur, pada Jumat (24/4/2026) pagi karena adanya kegiatan penutupan pendidikan di Rindam Jaya.
Informasi tersebut disampaikan melalui keterangan resmi Rindam Jaya di akun Instagram @rindamjaya1966. Dalam unggahan itu disebutkan kegiatan berlangsung mulai pukul 06.00 WIB hingga selesai.
"Mohon maaf untuk seluruh pengguna jalan khususnya Jalan Raya Condet, sehubungan ada rangkaian kegiatan, Penutupan Pendidikan di Rindam Jaya Jumat, 24 April 2026 Pukul 06.00 WIB sampai selesai," tulis keterangan akun Instagram, rindamjaya1966.
Sementara itu, Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Emiral, membenarkan adanya kegiatan tersebut. Ia mengimbau masyarakat mencari jalur alternatif untuk menghindari potensi kepadatan.
Baca juga: Pemotor Terjatuh di Condet, Pemkot Jaktim Minta Galian Segera Ditutup
"Mudah-mudahan enggak terlalu padat kalau di hari Jumat ya. Kecuali hari Senin gitu kan. Ya imbauannya mencari jalan alternatif lain," ucap Emiral saat dihubungi melalui telepon, Kamis (23/4/2026).
Saat ditanya mengenai jalur alternatif yang dapat dilalui pengendara, Emiral tidak merinci rute yang dimaksud.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang





